Waspada..! Anak Usia 10 Tahun Rentan Pemakai Narkoba

 

ist
SEREMONI: Granat Kota Bandung saat sosialisasi bahaya narkoba sambil ngabuburit di Panti Asuhan Anak  Al-Fien, Kota Bandung, Minggu (3/6/2018).

BANDUNG- Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Bandung mengadakan ngabuburit sambil sosialisasi bahaya narkoba di Panti Asuhan Anak  Al-Fien, Kota Bandung, Minggu (3/6/2018).

Ketua Granat Kota Bandung, Wiratna Eko Indra Putra mengatakan, peredaran narkotika sudah merambah terhadap anak usia belia. Oleh karena itu, dipandang sangat perlu kalangan anak- anak dan remaja untuk mengetahui bahaya narkoba. “Peredaran narkotika di Indonesia sudah dimulai dari anak usia dini sampai usia 50-an, kalau tidak sosialisasi dari bawah nantinya akan terlambat,”ujar Eko Minggu (3/6/2018)

Menurut Eko, saat ini di perkotaan, mulai dari usia 10 tahun sudah jadi sarana penyebaran narkotika, “Bentuknya seperti pemberian permen. Penghapus yang wangi olehkarena itu kami cenderung mengadakan penyuluhan dan membentuk komisariat anti narkorba di sekolah dan univeraitas,” sebutnya.

Perwakikan Badan Narkotika Kota (BNK), Kota Bandung, M Irfan mengatakan, anak-anak dijadikan pintu gerbang peredaran narkotika dan sejenisnya, awalnya dari merokok hingga mencoba ganja. “Nah dengan adanya sosialisasi bahaya narkoba ini,  tentu saja merupakan sebuah peran serta dari masyarakat sebagai bentuk nyata peduli terhadap generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan saat ini, yang lebih berbahaya adalah penggunaan narkotika dari jenis obat yangbdijual bebas,” misalnya ada salah satu obat batuk cair, mereka coba coba diminum 10 sachet, padahal itu sangat berbahaya juga karena efeknya sama dengan narkoba,” paparnya.

Ketua Gerakan Literasi Akademisi, Eko Nugroho Wijayanto mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas dan pengembangan diri seseorang harus mampu melawan bahaya narkoba.

“Adanya kegiatan ini meningkatkan antusias, meningkatkan kapasitas diri untuk jauh dari narkoba. Kita juga fokus pada hal itu, karena  ingin generasi muda lebih fokus pada pendidikan,”tambahnya.

Selain mensosialisakan bahaya narkoba, Gannas juga memberikan bantuan terhadap Panti Asuhan Anak Al -Fien, yang didukung SIAM Training Camp, Yayasan Rumah Tauhid, Street Figthing Indonesia, AVI, BRI, dan Gerakan Literasi Akademisi Bandung. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *