Hibah KONI KBB Akhirnya Digelontorkan Rp 20,2 Miliar

 

ist
SEREMONI: Plt Bupati Bandung Barat, Yayat T Soemitra secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Ketua Harian Cabor Tarung Drajat, Ided Junaedi saat pemberian hibah dana KONI, di Balrom Pemkab Bandung Barar, Sabtu (2/6/2018).

NGAMPRAH- Setelah menunggu hampir enam bulanĀ  lamanya, akhirnya anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai bisa dicairkan. Para Pengurus Cabor (Pengcab), para atlet, pelatih, wasit dan mekanik sumringah karena selama ini aktivitasnya tidak leluasa karena tidak ada anggaran.

Anggaran KONI KBB tersebut bersumber dari hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) KBB tahun 2018 sebesar Rp20,2 miliar. Secara simbolis anggaran yang ditunggu-tunggu cabor tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra pada perwakilan cabor dan atlet dalam acara silaturahmi dan buka bersama KONI KBB, Sabtu (2/5/18) di Lantai 4 Ballroom Gedung B Komplek Perkantoran KBB-Ngamprah.

“Mohon maaf pencairan bantuannya terlambat. Seharusnya lebih awal. Tapi ini diluar rencana karena kita sedang diterpa musibah,” ujar Plt Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra, pada para cabor dan atlet saat acara silaturahmi tersebut.

Dijelaskan Yayat, posisinya saat proses pencairan anggaran hibah KONI tersebut sangat dilematis sehingga pihaknya berada di beberapa pilihan. Pada satu sisi, ia memahami betapa pentingnya anggaran itu bagi cabor dan atlet. Namun di sisi lain, ia harus super hati-hati mengingat anggaran yang akan digelontorkan itu jumlahnya cukup besar sehingga pertanggungjawabannyapun harus sedemikian teliti.

Namun pihaknya berlega hati setelah mendapat pencerahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan Pusat (BPKP) terkait pencairan anggaran tersebut. “Alhamdulillah pada akhirnya bisa diselesaikan. Ke depan, saya harap anggaran ini dipergunakan sebaik-baiknya. Terutama untuk persiapan Porda (Pekan Olahraga Daerah), yang ditekadkan bertahan di posisi empat besar,” tuturnya.

Yayat juga menambahkan, untuk bertahan di posisi empat besar pada Porda mendatang tidak gampang dan tidak isntan. Tapi butuh proses panjang, salah satunya bisa tercapai dengan melakukan latihan serius. “Saya kira tidak ada kata lain, untuk bisa bertahan di empat besar itu selain komitmen bersama. Seberat apapun perjuangannya, Insya Allah bisa berhasil. Kita serahkan saja pada Yang Maha Kuasa. Kita hanya berusaha semaksimal mungkin, ” tegasnya.

Ketua Harian KONI KBB H. Sumardianto menerangkan, pencairan anggaran hibah tahap pertama tersebut disampaikan pada cabor dalam bentuk dana operasional (DOP) dan insentiv atlet Pelatihan Kabupaten (Pelatkab) dan insentiv khusus (insus). Untuk atlet Pelatkab menerima insentif masing-masing sebesar Rp600.000 dan atlet insus Rp1.125.000, pelatih Rp1.250.000, wasit dan mekanik Rp600.000.

Sumardianto juga menjelaskan, atlet Pelatkab tersebut merupakan atlet yang telah diverivikasi Tim KONI KBB setelah mereka lolos bertanding di Babak Kualifikasi (BK). “Dari 826 atlet yang lolos BK, setelah diverivikasi kembali hanya 609 yang kita berangkatkan ke Porda. Untuk atlet putra 333 orang dan putri 276 orang,” jelasnya.

Pemberangkatan atlet ke Porda tersebut berdasarkan kebijakan tim verivikasi, kata Sumardianto berdasarkan pertimbangan kekuatan anggaran yang tersedia. Kebijakannya, untuk atlet beregu perorangan lolos BK peringkat 8 dan beregu peringkat 6. Sedangkan cabor yang lolos BK tersebut dari 55 cabor keseluruhan hanya 49 cabor saja. “Yang tidak lolos BK hanya Sepakbola saja. Cabor lainnya seperti Polo Air, Sepak Takraw, Soffball, Baseball dan Cricet memang tidak mengikuti BK,” terangnya.

Sementara, salah seorang pengurus cabor Tarung Derajat Ided menyatakan bersyukur ketika anggaran KONI KBB bisa dicairkan. “Alhamdulillah lega juga. Kita sudah kehabisan dana untuk operasional cabor. Karena walau bagaimanapun, latihan harus tetap berjalan,” ujar Ided, usai secara simbolis menerima insentiv tersebut. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *