
NGAMPRAH– Wakil Ketua DPRD KBB, Samsul Ma’arif ingin pihak Pemerintah Bandung Barat melalui dinas kesehatan ada program semacam “Jemput Sakit, Pulang Sehat” atau ada pasukan dari dinkes semacam tim Layad Sakit, Tinggal Sehat.
“Kita maklum, dengan jumlah penduduk yanf cukup besar dan kondisi geografis yang luas dan sulit, program semacam itu sangat berat,” ujar Samsul, Selasa (22/1/2019). Tapi lanjut, Samsul, bukan berarti tidak bisa dilakukan. Setidaknya bisa bertahap dan ditujukkan kepada masyarakat yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
“Seperti Ustad Asep Ilyas yang tinggal di Puteran, dia harus mondar mandir Puteran-CImahi berjarak sekitar 45 kilo meter dua kali seminggu untuk memeriksa istrinya,” kata Samsul.
Soal anggaran, untuk program-program konkret kepentingan masyarakat apalagi urusan kesehatan, kata Samsul, DPRD melalui Badan Anggaran akan menyiapkan. “Asal pihak dinkes segera berkomunikasi dengan kami,” tuturnya. Samsul menceritakan, ketika sulitnya kadernya Ustad Asep Ilyas pengurus PAC PPP Kecamatan Cikalongwetan soal pelayanan kesehatan. Istri ustad Ilyas 13 tahun menderita sakit jantung dan kerap menjalani rawat inap di rumah sakit di Cimahi. Sekarang harus terapi dua kali seminggu di RSUD Cibabat Cimahi karena sulit bicara. “Jarak tempuh yang jauh itu lah hampir 45 kilo meter dari Puteran Cikalongwetan ke Cimahi mesti ada pelayanan jemput pasien dari dinkes,” kata Samsul. (***)
Copyright secured by Digiprove 