NGAMPARAH— Ketua Fraksi Gerindra DPRD KBB, Sundaya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, akan kembali menanggung beban Anggaran Pendapatan Balanja Daerah (APBD) KBB secara keseluruhan. Tentunya, sambung Sundaya, jika Pemkab Bandung Barat, keukeuh memaksakan pembangunan Gedung DPRD yang nilai proyeknya Rp 150 miliar. “Masalahnya bantuan APBD dari Provinsi Jawa Barat 70% belum jelas. Saat di cek sistim online tidak ada,” sebut Sundaya kepada redaksi, Kamis (19/9/2019).
Dirinya pun menolak. Alasannya, postur anggaran APBD KBB 2019-2020 tengah mengalami defisit. “Jadi menurut saya, bupati terlalu memaksakan,” tegasnya.
Soal ekspos pembangunan gedung dewan, Sundaya menyesalkan. Kekesalan dipicu, lantaran ekspos seharusnya sebelum ada pemenang lelang bukan sesudah pemenang lelang. “Buat apa ekspos. Wong pemenang tendernya juga sudah ada. Kalau pun mau ekpos ke dewan soal permintaaan penembahan sarana dan prasarana. Kalau sudah dilelang tidak mungkin ada perubahan. Jadi saya minta dikaji ulang pembangunan gedung dewan,” bebernya. ***
Copyright secured by Digiprove 
