PUPR KBB Ancam Putus Kontrak Pengusaha Lelet

NGAMPARAH– Kepala Bidang Jalan dan Jembatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB, M Ridwan mengancam akan memutus kontrak kepada pengusaha lelet dalam pengerjaan proyek.

Ridwan mengakui, pengerjaan sejumlah proyek jalan di KBB bermasalah. Kendati begitu, pihaknya akan melakukan Show Cause Meeting (SCM) atau rapat pembuktian. “Prosedur kita ada teguran-teguran di atas 10 persen baru kita SCM kan,” katanya kepada ragam daerah di Ngamprah, Senin (4/11/2019). Pihaknya akan membuat sekedul baru dua minggu mendatang untuk melakukan evaluasi terhadap pengerjaan jalan tersebut. “Kalau memang tidak terkejar targetnya kita putus kontrakan. Kita tidak mau ambil pusing dari pada negara dirugikan,” sebutnya.

Kendati begitu, Ridwan yakin, pengerjaan sejumlah proyek pada APBD perubahan ini bisa selesai hingga Desember nanti. “Kalau yang dua minggu progresnya tidak signifikan tidak akan terkejar kita putus kontrakan. Bisalah Desember terkejar jika batching plan lancar, kita terkendala dari batching plan. Rambat beton dan hot mix masalahnya serentak di Jawa Barat,” ungkapnya.

Jadwal batching plan yang menjadi hambatan dalam pengerjaan sejumlah proyek rambat beton maupun hot mix di KBB. Sebab, akhir tahun ini, sejumlah daerah di Jawa Barat tengah mengejar jadwal dalam pengerjaan proyek yang mesti selesai hingga akhir tahun.

Sementara itu, Komisi III DPRD KBB menyesalkan molornya pengerjaan sejumlah proyek jalan di KBB. Salah satunya adalah proyek jalan di Pangkalan Barunyatu Ngamparah sejauh 1 kilo meter, juga proyek jalan Sadangmeker dengan nilai proyek Rp 500 juta. “Kontrak sudah dilakukan sejak September lalu tapi hingga kini belum juga dikerjakan,” kata Anggota Komisi III DPRD KBB, Piter Tjuandys kepada ragam daerah, Senin (4/11/2019). Pihaknya khwatir, tidak akan terkejar hingga batas waktu akhir tahun.

Soal pengerjaan proyek jalan itu, Ridwan memastikan, jika proyek jalan Sadangmekar sedang dilaksanakan. “Barusan konsultannya dari sini (Kantor PUPR, red) dan tidak ada masalah,” tandasnya.***


Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *