RAGAM DAERAH- Program KBB ‘Nyaah Ka Indung’ menyasar perempuan lanjut usia di Kabupaten Bandung Barat dengan jumlah 1.348 orang. Launching program langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail di Mesjid As-shiddiq Komplek Pamda Bandung Barat, Kamis 17 April 2025.
Hal itu berdasarkan data asesmen terpadu Kementerian Sosial dengan Dinas Sosial KBB Tahun 2023 dengan pembagian wilayah sasaran di 16 Kecamatan sebagai berikut:
1. Kecamatan Ngamprah, Sekretariat Daerah dan Disarpus dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 93 orang.
2. Kecamatan Batujajar, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 129 orang.
3. Kecamatan Cihampelas, Inspektorat Daerah dan Dinas Tenaga Kerja dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 95 orang.
4. Kecamatan Cikalongwetan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 81 orang.
5. Kecamatan Cililin, Dinas Perhubungan dan BKAD dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 108 orang.
6. Kecamatan Cipeundeuy, DPMPTSP dan Dinas Perikanan dan Peternakan dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 49 Orang.
7. Kecamatan Cipongkor, Dispora dan DKPP dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 82 orang.
8. Kecamatan Cisarua, Dinas Pendidikan dan DP2KBP3A dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 128 orang.
9. Kecamatan Gununghalu, Disdukcapil dan Bapenda dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 88 orang.
10. Kecamatan Lembang, BKPSDM dan Dinas Industri dan Perdagangan dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 62 orang.
11. Kecamatan Padalarang, Dinas Lingkungan Hidup dan Setwan dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 98 orang.
12. Kecamatan Parongpong, Diskop UKM dan Dinas Pemadam Kebakaran dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 62 orang.
13. Kecamatan Rongga, Bappelitbangda dan Satpol PP dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 56 orang.
14. Kecamatan Saguling, Disperkim dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 40 orang.
15. Kecamatan Sindangkerta, BPBD dan Diskominfo dengan jumlah lansia perempuan sebanyak 72 orang.
16. Kecamatan Cipatat, Dinas PUTR dan DPMD dengan jumlah lansia perempuan sebanyakk 105 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail menjelaskan bahwa melalui program “KBB Nyaah Ka Indung”, sebanyak 1.348 lansia akan mendapatkan perhatian sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing, baik secara sosial, ekonomi, maupun spiritual. “Kita ingin hadir bukan hanya sebagai pemerintah. Kita ingin hadir sebagai anak-anak yang menyayangi ibunya. Kita rawat bukan hanya raganya, tetapi juga semangat hidup dan harapan mereka di usia senja,” ujarnya dengan suara yang sempat bergetar.
Program Kabupaten Bandung Barat Nyaah Ka Indung berdasarkan Surat Gubernur Jawa Barat Nomor 442/PMD.03.04/DINSOS tanggal 10 April 2025 perihal Pencanangan Program Jabar Nyaah Ka Indung.
“Program Pencanangan Kabupaten Bandung Barat Nyaah Ka Indung adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mendukung terhadap program Jabar Nyaah Ka Indung yang sudah dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat pada tanggal 11 April 2025 di Kabupaten Cianjur dengan tujuan meningkatkan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan lanjut usia,” ujar Plt Kepala Dinas Sosial KBB, Avira Nurfashihah.
Pelaksanaan Nganjang Ka Bumi (Home Care) dengan mekanisme, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial pada (Dinsos) KBB, Tin Kartini mengatakan, ASN bisa melaksanakan sendiri atau berkelompok dengan membuat rencana kegiatan dan perhitungan bantuan yang akan diberikan sesuai kemampuan ASN. “Tentunya dengan membuat jadwal kunjungan ke rumah lansia dengan malaporkan kegiatan,” ujarnya.
Sementara jenis bantuan yang diberikan berupa pangan, sandang, obat-obatan akses layanan kesehatan, uang dan lainnya sesuai kemampuan ASN.
Sedangkan lamanya pemberian bantuan satu kali sebulan selama satu tahun berjalan untuk selanjutnya akan dievaluasi. “Seluruh kegiatan yang dilaksanakan tersebut dilaporkan melalui sosial media masing-masing dinas serta laporan tertulis ke dinsos untuk dilaporkan ke bupati dan diteruskan ke gubernur,” punglasnya. ***

