RAGAM DAERAH– Seorang pria misterius memasang spanduk yang menolak calon Sekda Bandung Barat non pejabat setempat. Bahkan vidionya menyebar di grup whatsapp.
Dalam spanduk tersebut tertera kalimat yang cukup menohok berbunyi: “Kami Menolak Sekda dari Luar Kabupaten Bandung Barat di KBB, Juga Banyak ASN Berprestasi”.
Setelah diselidiki keberadaan spanduk tersebut, dipasang di pagar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jalan Raya Padalarang. Namun hingga saat ini belum diketahui pasti, pihak yang memasangnya.
Hanya di bagian bawah spanduk tertera mengatasnamakan Koalisi Masyarakat KBB. Di ujung sebelah kiri tertera logo Pemkab Bandung Barat dan logo bertuliskan Koalisi Masyarakat KBB.
“Kebetulan tadi itu, di sini sedang sibuk bagi-bagi takjil. Jadi kita tidak terlalu memperhatikan, siapa yang memasangnya,” ujar Satpam DPRD KBB, Asep Gunawan, saat ditemui Kamis (30/3/2023) malam.
Pemasangan spanduk diperkirakan sekitar pukul 17.00 WIB oleh seorang pria. Belum sempat Asep melihat isi spanduk itu, pria yang memasang spanduk sudah pergi begitu saja.
Ketika diketahui ada spanduk tersebut, Asep langsung melaporkan ke Pengamanan Dalam (Pamdal).
“Kita mau copot masih nunggu Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Pradja),” singkatnya.
Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menetapkan tiga nama yang lolos, untuk diajukan menjadi Sekda Bandung Barat devinitif.
Ketiga calon sekda tersebut adalah Kepala Dinas Pemukiman Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Ade Zakir, Kepala Dinas Tenaga Kerja Serang Provinsi Banten, Moch. Poppy Nopriadi dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) KBB Eriska Hendrayana.***

