
NGAMPRAH– Pertemuan antara Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bersama jajaran pengurus DPD PKS KBB, membicarakan soal rencana pengusungan wakil bupati pascavonis hukum, Aa Umbara Sutisna.
“Obrolan itu ada. Tapi kita menunggu proses hukum. Walau bagaimana pun Pak Aa Umbara bagian dari koalisi AKUR juga, kita sampaikan itu,” ujar Ketua DPD PKS KBB, Nevi Hendri kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021).

Nevi memprediksi, inkrah putusan vonis Aa Umbara Sutisna bisa saja 50 hari tidak sampai dua bulan. “Sangat memungkinkan di bulan Januari inkrahnya. Ya tadi juga kita bicara dan Pak Hengky menyebutkan normatif menyerahkan kepada koalisi,” ungkapnya.
Pembicaraan dengan partai koalisi belum ada kesepakatan siapa yang bakal diusung untuk posisi Bandung Barat 2. Namun di internal PKS, Nevi memastikan sudah selesai. “Kita sudah lapor DPW ini ada kandidat-kandidat,” kata Nevi. Bahkan, kata Nevi, Hengky sudah tahu beberapa nama kandidat dari PKS. “Cuman tidak bicara saja. Kita sampaikan saja kalau dari PKS siapa yang cocok tapi engak keluar nama ya Pak Hengky menghormati kita semua,” tuturnya.
Ada tiga nama kandidat calon Wakil Bupati KBB yang diajukan PKS. Namun, nama-nama itu masih dirahasiakan. “Bisa saja DPW merekom nama yang tidak kita usulkan. Tapi tiga nama itu sudah hasil musyawarah di tingkat daerah ya kita sudah lama dan siap-siap,” kata Nevi.
Soal obrolan pengusungan di 2024, sebut Nevi, Hengky berharap bisa berlanjut. “Tapi minimal sampai 2023 kita kawal beliau kita amankan. Ya bisa bersama lagi atau Hengky ber-KTA PKS bisa saja politik kan dinamis jadi sangat mungkin,” pungkasnya. ***
