Penetapan Calon Terpilih Pilkada KBB, KPU Tunggu Putusan MK 

RAGAM DAERAH– KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menetapkan calon bupati/wakil bupati terpilih hasil pilkada lalu.

Namun penjadwalan pelantikan pemenang pilkada serentak pada tanggal 10 Febuari 2025. “Penetapan calon terpilih kita masih menunggu penetapan dari MK,” kata Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaiman dihubungi, Kamis 19 Desember 2024.

Sebelum pelantikan kepala daerah, KPU sudah menjadwalkan untuk penetapan calon terpilih. Namun penetapan calon terpilih itu, KPU harus menunggu hasil gugatan dari MK. “Yang ditetapkan pada tanggal 5 Desember adalah penetapan suara, dan tahapan selanjutnya adalah penetapan pleno calon terpilih namun itu tadi, kami masih menunggu keputusan dari MK,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pilkada Serentak tahun 2024.

Rapat pleno terbuka itu dilaksanakan pada Rabu (4/12/2024), dan baru selesai pada Kamis (5/12/2024) dini hari. Diawali dengan rekapitulasi perolehan Pilgub Jabar, baru kemudian dilakukan penghitungan untuk Pilbup Bandung Barat.

Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka itu, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut 2, Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail menjadi jawaranya dengan perolehan 341.225 suara.

Pasangan nomor urut 3, yakni Hengky Kurniawan-Ade Sudrajat dengan raihan 224.066 suara. Kemudian paslon nomor urut 1, Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirgahari dengan 165.672 suara. Lalu pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari dengan raihan 137.567 suara. Terakhir ada pasangan calon independen yakni Sundaya-Asep Ilyas dengan 43.843 suara.

Sedangkan, KPU Jawa Barat mengumumkan terdapat 11 daerah Kabupaten dan Kota yang mengajukan gugatan sengketa Pilkada 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Untuk Pilkada kabupaten kota, terakhir kemarin malam ada 11 kabupaten/kota (daerah yang masuk (menggugat ke MK),” ujar Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Jabar, Aneu Nursifah kepada wartawan.

11 daerah itu adalah:

1. Kabupaten Pangandaran

2. Kabupaten Subang

3. Kabupaten Bandung

4. Kota Depok

5. Kabupaten Tasikmalaya

6. Kabupaten Bandung Barat

7. Kabupaten Bogor

8. Kabupaten Sukabumi

9. Kabupaten Cianjur

10. Kota Bekasi

11.  Kabupaten Cirebon. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *