
NGAMPRAH– Dugaan politik uang mencuat di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Bandung Barat.
Dugaan politik uang itu, viral dalam sebuah vidio berdurasi 43 detik. Salah satu pendukung cakades tampak memegang amplop yang di atasnya ada uang pecahan Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu.
Apartur desa, beserta pihak kepolisian dan Koramil sempat mendatangi ke lokasian kejadian di RT 03/07 Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Namun saat ditanya, pria itu mengaku amplop-amplop itu akan diberikan kepada salah satu cakades. “Ku abi ditujukenana ka calon,” kata pria berkemeja dalam vidio tersebut.
Dikonfirmasi, Pengawas Pilkades Tingkat Kecamatan di bawah komando Camat Ngamprah, Agenes Virganty membenarkan adanya dugaan politik uang tersebut.
“Memang kami menerima informasi semalam dan dari fungsi pengawasan kecamatan sudah hadir di lokasi bersama Polsek dan Koramil,” kata Agnes dihubungi, Minggu (28/11/2021).
Dugaan politik uang jelang pencoblosan itu, sebut Agenes, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan untuk sanksi pelanggarannya. Kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Kepolisian. “Dugaan politik uang ini bukan kewenangan dari kecamatan tapi masuknya ke pidana sesuai pasal yang dikenakan,” ungkapnya.
Kasus itu, kata Agenes, pihak kepolisian tengah melakukan penyidikan. “Apakah ada yang menyuruh atau inisiatif sendiri tengah diselidiki dan tahapan pilkades masih berjalan hingga pukul 13.00 untuk melakukan pemungutan suara,” pungkasnya. ***
