
NGAMPARAH— Penantian yang cukup panjang hanya untuk mendapatkan bantuan kursi roda, dua warga Bandung Barat akhirnya menghebuskan nafas terakhirnya.
Fatimah dan Karmila adalah dua warga itu. Fatimah warga Rende Kecamatan Cikalongwetan. Sedangkan Karmila Warga Sukahaji, Kecamatan Cikalongwetan. Keduanya meninggal lantaran sakit darah tinggi akut hingga akhirnya stroke.
Cerita itu merupakan gambaran, ketika dua warga ini hanya ingin mempunyai kursi roda. Lewat lembaga sosial masyarakat, J Balad, mencoba memfasilitasi agar mendapatkan bantuan kursi roda kepada Dinas Sosial (Dinsos) KBB. Namun, apa yang didapat, hanya janji saja dari dinas tersebut. “Saya prihatin almarhumah hingga meninggal dunia tidak mendapatkan kursi roda yang dijanjikan Dinsos KBB,” ujar Nur Koordinator dari Kecamatan Cipendeuy, Selasa (12/3/2019).
Kendati tidak pernah mendapat perhatian dari Dinsos, J Balad terus bergerak dengan kegiatan sosialnya. “Saya aneh dengan dinsos KBB. Saat pilkada lalu kursi roda mudah dikeluarkan untuk pemenangan Elin Suharliah-Maman Sunjaya. Tapi sekarang kami mengajukan hanya dijanjikan,” sesal Ketua J Balad R Arie Joehari.
Kendati diabaikan dinsos J Balad terus bergerak dengan kegiatan sosialnya. Saat ini tengah mengurus BPJS atas nama Muhamad Waryana Warga Kampung Cipendeuy, Desa Cipendeuy, Kecamatan Padalarang yang diagnosa tumor ganas.
Lantaran tidak mampu, warga Cipendeuy ini pun hanya bisa tergeletak di rumahnya RT 01/06 Kampung Cipendeuy, Desa Cipendeuy, Kecamatan Cipendeuy KBB. Warga ini pun belum tersentuh medis secara serius. (***)
Copyright secured by Digiprove 