
CIMAHI – PT Sariyunika Jaya menjadi salah satu perusahaan besar dengan tingkat produksi hingga 50 juta meter kain per tahunnya, berupa plyester, katun dan jenis kain lainnya.
Produksi tersebut sebanyak 70% diekspor ke beberapa negara di Eropa, Amerika Serikat, Latin Amerika, tak ketinggalan Asia. “Ekspor kita pada 2012 hingga US$ 60 juta, tahun ini kita targetkan naik 10%”, ujar Director Sariyunika Jaya, Oey Han Bing, Jumat (3/3/2018).
Peningkatan produksi tersebut selain didukung teknologi juga sumber daya manusia (SDM) memadai. “Satu orang bisa meng-handle sampai 3 mesin tenun di sini,” katanya.
Pabrik ini pun memiliki mesin pengolah limbah yang diciptakan sendiri. “Air lumpur dan limbah ini bisa diolah menjadi campuran batubara,” tandasnya.
Seperti diketahui, pabrik tektil yang berada di kawasan industri Kota Cimahi ini sudah berdiri sejak tahun 1967 dengan luas 25 haktare.
Salah satu divisi yaitu tahap tenun terakhir, yang disebut tahap ke-4 atau finishing dari seluruh rangkaian pembuatan benang menjadi kain. Ruangannya luas dan bising karena suara kencang yang ditimbulkan oleh mesin tenun impor dari Jepang yang disebut water jet. (wie)
Copyright secured by Digiprove 
