
SOREANG- Pertandingan dalam laga O2SN Kabupaten Bandung untuk Cabang Olahraga (Cabor) Karate yang dilaksanakan di Aula Laboratorium Universitas Pendidikan (UPI) Cibiru sempat ricuh diakhir pertandingan.
Pemicunya diduga ada kecurangan dalam pertandingan O2SN yang melibatkan salah satu wasit kepada salah satu atlet, pada Selasa (27/03/2008).
Pantauan wartawan RAGAM, saat itu situasi memanas. Salah seorang manager dari atlet protes kepada wasit. Tetapi wasit tersebut mengelak dan hampir menimbulkan perkelahian. Namun beberapa saat kemudian dapat di redam oleh beberapa pelatih dan manager lain.
Manager dari salah satu atlet karate, Dadan Hardiansyah mengungkapkan kurang puas atas keputusan wasit tersebut. “Saya kurang respek. Jujur saya tidak masalah anak didik saya kalah dengan terhormat, bukan kalah karena di curangi oleh salah satu wasit,” katanya, Rabu (28/3/2018).
Di tempat yang sama, Ketua Perwasitan Forki Kabupaten Bandung Heri Acung mengelak telah berbuat curang. “Setiap wasit memiliki sudut pandang yang berbeda, dan wasit tersebut juga merupakan anggota dari perguruan yang berbeda, Heri beranggapan ini keputusan mutlak, jadi ia tidak mempermasalahkan hal tersebut,” ujarnya. (jar)
Copyright secured by Digiprove 