Masih Adakah Inisiatif Rencana Pembangunan Flyover Padalarang-Cimareme?

RAGAM DAERAH– Rencana pembangunan Flyover Stasiun Padalarang-Kota Baruparahyangan mendapat sorotan.

Pemerhati Pemerintahan dan Politik Universitas Nurtanio (UNUR), Djamu Kertabudhi mempertanyakan, apakah pembangunan flyover tersebut bisa menjadi solusi mengatasi kemacetan lalu lintas di jalan negara atau jalan utama sekitar Padalarang – Cimareme?.

“Bupati Bandung Barat Abubakar pernah berinisiatif membangun flyover di Jalan Utama Padalarang-Cimareme untuk mengurai kemacetan bahkan telah membentuk tim dan berkoordinasi dengan Pemda Jabar dan Kementrian PUPR saat itu pemerintah tingkat atas telah merespons positif,” kata Djamu, Sabtu 10 Desember 2022.

Kementrian PUPR, kata Djamu, akan membiayai pembangunan konstruksi flyover. Sedangkan pembebasan tanah menjadi tanggung jawab bersama antara Pemda Jabar dengan KBB. “Bahkan Pemda Jabar saat itu telah menggelontorkan bantuan keuangan untuk pembebasan tanah di wilayah Cimareme,” ungkapnya.

Di era Bupati Aa Umbara bersama manajemen Kotabaru Parahyangan berinisiatif membangun flyover untuk menunjang kelancaran lalu lintas di area pintu tol Padalarang menuju Kotabaru Parahyangan.

Namun kemacetan di sekitar Tagog Padalarang sampai Cimareme masih belum teratasi. “Pertanyaan masih adakah inisiatif rencana pembangunan flyover di jalan utama ini ditindaklanjuti kembali,” tutur Djamu.

Kemdati begitu, dari awal tidak ada pemikiran Stasiun Kereta Api Padalarang dijadikan persinggahan Kereta Api Cepat Indonesia-China (KCIC).

Namun terjadi perubahan kebijakan strategis yang menempatkan Stasiun Padalarang sebagai stasiun persinggahan sebelum sampai ke stasiun terakhir di Tegalluar Bandung.

“Dampaknya wajah Padalarang dan sekitarnya akan berubah, karena konsekwensi dari perubahan itu akan terjadi pembangunan konektivitas inprastruktur menghubungkan Stasiun padalarang – Kotabaru Parahyangan melalui pembangunan flyover,” pungkas Djamu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *