
PADALARANG- Salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Bandung Barat yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB), Asep Suhardi memandang, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat tengah dirundung ke galauan yang sangat, pascaditetapkannya tiga pejabat KBB yang menyeret juga Bupati Abubakar menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi. “Biarkan kasus itu ditangani penyidik namun yang terpenting pelayanan SKPD tidak boleh berhenti,” kata Mang Ado–sapaan akrabnya di Padalarang, Sabtu (14/4/2018).
Pascaoperasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap tiga kepala dinas yang menyeret Bupati Bandung Barat, Mang Ado melihat, selain kantor kosong pelayanan masyarakat oleh SKPD pun sempat terhenti. “Tapi saya yakin Pak Yayat Soemitra yang ditunjuk sebagai Plt Bupati akan mampu membalikan keadaan SKPD yang tengah galau ini,” katanya.
Harapan Mang Ado kepada Bupati Yayat Soemitra adalah menciptakan suasana menjadi kondusif ditengah ke galauan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat saat ini. “Pak Yayat itu orangnya low propil saya yakin beliau mau menerima masukan dari semua pihak,” tandasnya. (wie)
Copyright secured by Digiprove 