
CIMAHI– Pengembangan kasus yang menyeret Bupati Bandung Barat Non Aktif, Aa Umbara Sutisna terus berlanjut.
Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dalam kasus tersebut.
Seperti diketahui, Bupati Kabupaten Bandung Barat Nonaktif, Aa Umbara Sutisna beserta anaknya Andri Wibawa ditahan KPK terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) tepengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.
Pemeriksaan saksi dilakukan di Mapolresta Cimahi Jl. Jend. H. Amir Machmud No. 333, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (29/04/2021).
Sementara sembilan yang diperiksa saat ini, menurut Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri adalah :
1. Hardy Febrian Sobana Hardy merupakan seorang karyawan CV Jaya Kusuma Ciptamandiri dan CV Satria Jakatamilung.
2. Asep Saifudin Direktur CV Satria Jakatamilung.
3.Dicky Yuswandira Staf Pengelola Persidangan pada Sub Bagian Persidangan dan Perundang-undangan pada Sekretariat DPRD Kab. Bandung Barat atau pegawai honorer
4. Mitha Irniansyah ibu rumah tangga.
5. Drs. Imam Santoso Mulyo R, M.Pd pejabat di Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab KBB.
6. Lendra Cipta Wijaya Karyawan Honorer Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Bandung Barat.
7. Dede Kholid PNS (Penilik) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
8. Mohammad Riyad Mintarjadari pihak Swasta.
9.Yadi Kurnia selaku Sekretaris Pribadi Bupati Kab. Bandung Barat.
Hal itu kata Ali saat ini pihak penyidik sedang malakukan pemeriksaan terhadap 9 saksi tersebut secara maraton.***
