Jabat Bendahara PAN KBB, Mantan Politisi PDIP Ini Yakin Dongkrak Suara

 

Bendahara DPD PAN KBB, Hj Enok Sumartini

NGAMPRAH– Format baru Pascaditetapkan Asep Bayu Rohendi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Adalah masuknya mantan politisi PDI Perjuangan, Hj Enok Sumartini, ‘berganti baju’. Enok menduduki jabatan strategis di partai besutan Zulkifli Hasan ini.

Pituin urang Lembang ini dipercaya sebagai Bendahara DPD PAN KBB.
Enok pun bertekad mengangkat elektabilitas PAN di Kabupaten Bandung Barat khususnya di daerah pemilihan (Dapil) III Lembang, Parongpong, dan Cisarua.

Ya, Enok yang pernah menjadi Anggota DPRD KBB ini bakal manggung kembali di pesta demokrasi pada pemilihan legislatif 2024 nanti.

“Insya Allah di dapil III ini PAN dapat dua kursi DPRD Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.

Enok pun mengajak seluruh jajaran DPD PAN Kabupaten Bandung Barat untuk bersungguh-sungguh dalam bekerja, sehingga PAN bisa menjadi besar dan bisa di terkenal masyarakat sampai ke grassroot.

“Mari kita bersama-sama supaya kepengurusan DPD sampai ketingkat desa, sampai ke tingkat RT dan RW, kita bersama-sama bekerja karena untuk mencapai satu tujuan, PAN ingin besar itu harus turun langsung dari tingkat DPD sampai tingkat desa mari kita bersama-sama untuk mensosialisasikan partai amanat nasional ini,” kata Enok penuh semangat.

Sehingga dengan begitu, masyarakat bisa lebih mengenal PAN, serta keberadaan PAN itu betul-betul ada dan betul-betul dikenal oleh masyarakat.

Lebih jauh, Hj. Enok bercerita mengenai kisahnya turun didunia politik. Dimana dirinya mulai terjun ke dunia politik sejak Tahun 2004, saat itu Hj. Enok Sumartini tergabung dalam PDI Pejuangan sampai dengan tahun 2020.

“Pertama kali bergabung di PDI Perjuangan dirinya dipercaya menduduki Bendahara di PDIP PAC Lembang,” ucapnya.

Bahkan, sambung ia, dirinya juga pernah beberapa kali mencalonkan diri menjadi anggota DPRD dengan perahu yang sama, yakni PDI Perjuangan.

“Namun perjalanan saya belum ditakdirkan menjadi anggota DPRD KBB. Namun saya pernah menjadi PAW selama 16 bulan dari Bapak Aa Umbara Sutisna pada periode 2014-2019,” jelasnya.

Mengenai pilihannya tuk berpindah perahu dari PDI Perjuangan ke Partai Amanat Nasional, Hj. Enok mengatakan, seorang kader mau pindah ke partai mana pun bebas-bebas saja dan itu hal yang sudah biasa di politik.

“Saya sekarang Alhamdulillah pindah ke Partai Amanat Nasional Kabupaten Bandung Barat, saya ingin mempunyai rumah baru dan Alhamdulillah di PAN saya di rangkul dengan sangat baik oleh teman-teman yang berada di PAN, Alhamdulillah sekarang menjabat bendahara DPD Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.

“Mungkin kembali lagi ke hati kita, saya juga menginginkan ketentraman, kenyamanan didalam politik itu sendiri, Meskipun didalam berpolitik itu ada benturan sana sini,” pungkasnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *