RAGAM DAERAH — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat membuka hotline adua masyarakat di nomor aplikasi WhtasApp 081323222120 atau 08118071112. Layanan tersebut merupakan lanjutan dari program Jabar Quick Response yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Layanan itu juga menyusul adanya beberapa kasus di KBB yang sempat viral dan membuat geger masyarakat. Seperti baru-baru ini, warga KBB dihebohkan dengan kasus asusila yang dilakukan ayah kandung kepada kedua anaknya juga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa warga Padalarang hingga disiram air panas dan korban mengalami luka bakar sehingga harus menjalani perawatan serius di rumah sakit.
Beberapa waktu lalu juga sempat viral, kasus kekerasan oleh majikan terhadap asisten rumah tangga di Ngamprah yang sempat menjadi sorotan publik.
“Bagi masyarakat yang mengalami kekerasan jangan takut untuk melapor. Ini bukan aib tapi jangan sampai terulang kembali. Makanya kami membuat hotline aduan masyarakat,” ujar Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat menghadiri kegiatan di BBGRM Lapang Carik Batujajar, Sabtu 3 Desember 2022.
Hengky mengatakan, Pemda Bandung Barat bersama Polres Cimahi sudah menawarkan ibu dan kedua anaknya yang mengalami tindak asusila untuk di tempatkan di rumah aman menyusul keluarga tersebut belum memiliki rumah tinggal tetap.
“Tapi butuh waktu dan mental karena saya dengar putranya sedang ujian. Tapi pada prinsipnya si ibu mau tinggal di rumah aman. Nanti juga akan kita pikirkan untuk ditempatkan di rumah yang aman dengan gotong royong mudah-mudahan bida dibuatkan rumah,” pungkas orang nomor satu di KBB ini. ***

