RAGAM DAERAH– Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirga, bakal menciptakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai daerah ramah investasi.
Hal itu dilakukan menarik investasi masuk ke wilayah KBB. Menurut Didik, tentunya harus ditunjang dengan kemudahan proses perizinan.
“Saya sampaikan bahwa ke depan, Bandung Barat itu harus ramah investasi. Artinya, bagaimana para investor bisa mendapatkan kemudahan ketika mengurus perizinan. Jadi tidak dipersulit,” ujar politisi dari PKS ini saat dialog yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) KBB, baru-baru ini.
Investasi bisa masuk ke sebuah wilayah, sebut Didik, tidak terlepas dari jaminan pelayanan yang diberikan pemerintah.
Mau tak mau, Pemda harus memberikan kemudahan dan memberikan pelayanan prima terhadap sebuah investasi. “Karena
kita membutuhkan investasi. Ketika investasi masuk, maka lapangan kerja itu akan bertambah pula,” ujarnya lagi.
Sebaliknya, jika perizinan dipersulit, maka orang akan berpikir dua kali. Dampaknya bisa kehilangan kesempatan untuk menambah atau memperluas lapangan pekerjaan.
Masuknya sebuah investasi ke suatu wilayah, lanjut Didik efek dominonya bisa
meningkatkan perekonomian serta peningkatan PDRB juga.
Apabila DILAN ditakdirkan memimpin Bandung Barat lima tahun ke depan, maka sistem pelayanan perizinan akan dipermudah.
“Kita juga akan mengembangan kawasan industri terpadu dengan menentukan kawasannya dengan menyiapkan IPAL, listrik, air serta fasilitasi lainnya sehingga investor akan nyaman tidak usah diurus sendiri, itu yang akan kita lakukan,” tandasnya.
Selain upaya menarik investasi, DILAN juga menggulirkan program Dilan Preneur. Program tersebut, sebagai salah satu upaya membuka ruang dunia usaha.
“Kita punya DILAN Preneur yang nantinya akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kita juga punya program membangun 1.000 pengusaha baru ,” beber mantan Wakil Ketua DPRD KBB tersebut.
Menurut Didik, untuk mendukung program DILAN Preneur, tentunya perlu mempersiapkan sumber daya manusia (SDM)-nya.
Untuk itu, DILAN akan memberikan pelatihan mulai dari pendampingan hingga memfasilitasi bantuan permodalan.
“Pelatihannya dengan mengasah skill para pekerja di Bandung Barat untuk nantinya di singkronkan dengan kebutuhan dunia usaha,” pungkasnya.****

