Dianggap tak Patuhi PSBB, Dewan Minta Toserba Borma Permata Ditutup

NGAMPRAH– Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dianggap tidak berhasil.

Sanksi tegas juga pengawasan dari Gugus Tugas Covid 19 terhadap pasar modern tidak maksimal. Hal tersebut dikatakan, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD KBB, Piter Juandys, Kamis (7/5/2020).


Salah satunya, kata Piter, Toserba Borma yang terletak di Komplek Permata. Para pengunjung tidak sesuai standar protokoler PSBB. “Jarak antarpembeli tidak diatur, pembeli banyak yang tidak pakai masker dibiarkan. Saya minta polsek ambil tindakan dan pengunjung harus tertib ,” tegas Piter.

Pihaknya mendesak kepada Forkopinda untuk segera menutup toserba yang tidak mematuhi standar PSBB. “Jangan sampai sudah kejadian ada yang terpapar corona baru ribut dan sepertinya tidak ada wabah corona saja,” ungkap Piter.

Piter menyebutkan, kasus toserba dan mini market gara-gara terpapar corona sudah banyak. Pihak meminta kepada forkopinda yang menjadi panjangan tangan dari Gugus Tugas Covid-19 segera melakukan tindakan nyata untuk melakukan penutupan jika tidak memenuhi standar PSBB. ****


1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *