CIPATAT—Aneh bin ajaib. Itulah nampaknya yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tes lalu, malah diminta mundur oleh Badan Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB.
Bagaimana ceritanya? Calon CPNS yang dinyatakan lulus ditempatkan di KBB itu berkeluh kesah kepada wartawan.
Terlihat wajah kekecewaan yang begitu mendalam dari dirinya. “Saya ikut CPNS yang tesnya di Telkom Unversitas, dan dinyatakan lulus,” katan CPNS itu yang namanya minta tidak disebutkan kepada wartawan, Rabu (31/7/2019).
Sontak bahagia bukan kepalang lulus sebagai abi negara. Namun, mimpi itu mesti kandas di tengah jalan. Saat pemberkasan, dia kaget, BKPSDM meminta dirinya mundur. Sedangkan peserta lainnya yang tidak lolos malah diluluskan. “Saya dengersih yang tidak lulus diluluskan karena dia memiliki ijazah D3. Sedangkan saya S1 lebih tinggi dari D3,” Tutyrnya dengan wajah penuh kecewa.
Nasibnya seakan terobang-abing tanpa ada kejelasan dari Pemkab Bandung Barat. “Sekarang saya lagi kerja, yang jelas saya katongi bukti lulus CPNS, tandasnya.
Saat dikofirmasi, Mantan Kepala BKPSDM KBB, Agus Maolana membenarkan dirinya meminta CPNS yang lulus tersebut untuk mundur. “Tidak akan bisa masuk. Karena persyaratan D3 sedangkan dia memasukan ijazahnya S1, kan ijazah D3nya tidak ada,” sebutnya.
Jika memaksakan masuk menggunakan ijazah S1, sebut Agus, akan berpengaruh kepada golongan nantinya. “Kalau dia ada ijazah D3 bisa masuk berdasarkan formasi pengaruhnya kepada golongan nantinya,” tandasnya. ****
Copyright secured by Digiprove 
