Yohanes 1:1 – Apakah Firman Itu Allah, Tuhan, atau Hanya Suatu Ilah Menurut Saksi Yehova?

Salah satu ayat paling sering diperdebatkan dalam Alkitab adalah Yohanes 1:1. Banyak orang Kristen meyakini bahwa ayat ini membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan atau bahkan Allah itu sendiri. Namun menurut Saksi-Saksi Yehova, ayat ini sebenarnya tidak menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah, tetapi hanya suatu ilah

Versi mereka, yang disebut Terjemahan Dunia Baru, menerjemahkan Yohanes 1:1 secara berbeda dari kebanyakan Alkitab. Apa perbedaan tersebut? Apakah terjemahan ini memiliki dasar kuat? Mari kita telaah. 

📖 Perbandingan Terjemahan Yohanes 1:1 

Terjemahan Umum (seperti LAI dan KJV): 

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” 

Terjemahan Dunia Baru – Saksi-Saksi Yehova: 

“Pada mulanya Firman itu ada. Firman itu bersama dengan Allah, dan Firman itu adalah suatu ilah.” 

Dalam versi bahasa Arab Terjemahan Dunia Baru: 

في البدء كان الكلمة، والكلمة كان عند الإله، وكان الكلمة إلهًا. 

Fi al-bid’i kāna al-kalima, wal-kalima kāna ‘inda al-Ilāh, wa kāna al-kalima ilāhan. 

Apa Bedanya “Allah”, “al-Ilah”, dan “ilah”? 

1. Kata Sandang dalam Bahasa Yunani 

Dalam teks asli Yunani: 

καὶ ὁ Λόγος ἦν πρὸς τὸν Θεόν, καὶ Θεὸς ἦν ὁ Λόγος. 

  • ton Theon → menggunakan kata sandang, menunjuk kepada Allah sejati (Yehova) 
  • Theos (tanpa kata sandang) → menunjuk pada sifat ilahi, bukan pribadi tertentu 

Saksi-Saksi Yehova menjelaskan bahwa kata “Theos” tanpa kata sandang menunjukkan bahwa Firman (Yesus) bersifat ilahi, tetapi bukan Allah itu sendiri

2. Kata الإله vs الله dalam Alkitab Arab 

Dalam Alkitab Kristen berbahasa Arab, terjemahan umum memakai: 

  • الله untuk “Allah” 

Namun, dalam Terjemahan Dunia Baru bahasa Arab: 

  • الإله dipakai untuk menunjuk pada Allah 
  • إلهًا (tanpa al-) dipakai untuk menunjukkan suatu ilah 

Ini memperkuat pandangan bahwa Firman bukan Allah, melainkan ilah — makhluk rohani ilahi tapi bukan Sang Pencipta. 

📌 Apa Makna “Suatu Ilah”? 

Saksi-Saksi Yehova percaya bahwa Yesus Kristus adalah makhluk pertama yang diciptakan oleh Yehova, dan bahwa Yesus dipakai Yehova untuk menciptakan segalanya. Karena itu, Yesus disebut Firman (Logos) dan digambarkan sebagai makhluk ilahi. Tetapi dia bukan Allah Mahatinggi, bukan bagian dari Tritunggal, dan bukan sosok yang harus disembah sebagai Allah. 

Mereka menolak doktrin Tritunggal, dan menyatakan bahwa: 

  • Yehova adalah satu-satunya Allah sejati 
  • Yesus adalah Putra Allah, bukan Allah itu sendiri 
  • Roh Kudus hanyalah kekuatan aktif Yehova, bukan pribadi ketiga 

💬 Bantahan terhadap Terjemahan Umum 

Saksi-Saksi Yehova menilai bahwa menerjemahkan “Theos ēn ho Logos” sebagai “Firman itu adalah Allah” merupakan kesalahan teologis dan linguistik, karena: 

  • Tidak adanya kata sandang pada “Theos” 
  • Konteks ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Yesus tunduk kepada Bapa 
  • Banyak ayat lain yang menyebut Yesus berbeda dari Allah, misalnya Yohanes 14:28: “Bapa lebih besar daripada aku.” 

🧭 Bagaimana Memahami Yohanes 1:1 dengan Benar? 

Dari sudut pandang Saksi-Saksi Yehova: 

  • Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus (Firman) adalah makhluk ilahi 
  • Tapi dia berbeda dari Yehova, Sang Pencipta 

Terjemahan “suatu ilah” lebih tepat secara gramatikal dan teologis 

📝 Kesimpulan

Yohanes 1:1 bukanlah bukti bahwa Yesus adalah Allah. Justru, ayat ini bila diterjemahkan dengan seksama, menunjukkan bahwa Yesus adalah suatu ilah, makhluk rohani yang ilahi, namun bukan Yehova. Inilah pandangan Saksi-Saksi Yehova, yang berdasar pada tata bahasa Yunani, terjemahan Arab, dan ajaran Alkitab secara keseluruhan.

1 Komentar

  1. Saksi Yehova kok dibahas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *