Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengimbau para pemudik agar tidak membawa sanak saudara kembali ke Jawa Barat untuk merantau pasca Lebaran 2025, terutama jika belum memiliki keterampilan atau kepastian pekerjaan.
Menurut Erwan, langkah ini penting untuk mencegah timbulnya berbagai permasalahan sosial di perkotaan akibat urbanisasi yang tidak terencana. Ia menyatakan hanya mendukung perpindahan penduduk dari desa ke kota jika ada jaminan pekerjaan yang jelas.
“Saya mengimbau kepada warga yang sedang mudik, saat kembali ke kota jangan membawa anggota keluarga yang belum memiliki pekerjaan di sini,” ujar Erwan saat ditemui di Padalarang, Jumat (4/4/2025).
“Kalau memang sudah ada pekerjaan yang pasti dan sudah diterima, tidak masalah. Tapi kalau hanya menambah beban keluarga di kota atau bahkan menjadi beban pemerintah, sebaiknya tetap tinggal di kampung halaman,” lanjutnya.
Erwan juga mendorong masyarakat pedesaan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal agar tercipta pemerataan pembangunan. Ia menekankan pentingnya mewujudkan desa mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja, salah satunya melalui pengembangan petani milenial.
“Di desa pun masyarakat bisa berusaha dan mencari nafkah. Desa mandiri harus betul-betul diwujudkan, bukan hanya jadi slogan semata,” jelasnya.
Menjelang puncak arus balik Lebaran 1446 H yang diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu mendatang, Erwan memastikan petugas gabungan sudah siap melakukan pengamanan dan pemantauan lalu lintas.
“Kita sudah siaga, para petugas gabungan memantau pusat kepadatan melalui CCTV untuk mengantisipasi lonjakan arus balik,” tandasnya.

