Dicurigai Ada ‘Permainan’ Imbas Ambruknya Kramik Dingding Mesjid Agung KBB, Gapeknas Minta Audit Independent

PADALARANG— Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Yakob Anwar Leuwi mencurigai ada ‘permainan’ pembangunan Mesjid Asidiq KBB yang berada di Kompleks Pemda Bandung Barat. Kecurigaan itu, imbas insiden ambruknya dingding kramik Mesjid Agung KBB beberapa waktu lalu. “Ini patut dicurigai ada sesuatu permainan pembangunan mesjid yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah namun tak kunjung selesai,” katanya kepada redaksi, Kamis (8/8/2019).

Yakob menduga, ada kesalahan kontruksi dalam pemasangan dingding kramik mesjid. “Ini sepertinya asal-asalan karena ada sesuatu. Misalnya mesti tahu suhu kelembaban karena bisa copot,” ungkapnya.

Dirinya juga menyesalkan, pembangunan mesjid yang waktu pelaksanaannya bareng dengan pembangunan Kompleks Pemda KBB 2013, namun tak kunjung selesai. “Pembangunan itu memakai uang negara yang berasal dari rakyat jadi mesti dipertanggung jawabkan. Apalagi KBB saat ini tengah mengejar predikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan jangan sampai terus muncul masalah,” ungkapnya.

Pihaknya pun meminta kepada Inspektorat KBB untuk segara mengambil langkah atas insiden itu. “Segara bentuk tim audit independent jangan dari internal nanti malahan masuk angin lagi,” tandas tokoh pejuang pemekaran KBB yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) ini. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *