13 Tahun KBB, Pembangunan Butuh Proses Bukan Sim Salabim

PADALARANG– Ketua DPRD KBB, Rismanto mengakui, 13 tahun KBB berdiri sudah banyak kemajuan. Terutama, bidang fisik, dan sumber daya manusia (SDM). “Sebelum pemekaran kita ingin punya satu rumah sakit umum daerah di Cililin sangat susah. Tapi sekarang kita sudah punya tiga rumah sakit umum daerah,” kata Rismanto kepada wartawan, Kamis (8/6/2020). Insfrastruktur di KBB juga, kata Rismanto, perlu diakui sudah ada kemajuan dengan banyaknya sejumlah jalan yang bagus. “Soal pelayanan kependudukan sekarang sudah sentralisasi di kecamatan dan ini sebagai contoh jika KBB sudah banyak kemajuan saat ini,” tuturnya.

Kendati banyak keberhasil yang telah ditorehkan Bandung Barat, sebut Rismanto, tak lantas harus menjadi puas begitu saja. Namun, ada beberapa sektor yang perlu ditingkatkan kembali seperti halnya dalam pelayanan publik yang cepat, murah, dan efesien.

“Pembangunan juga ke depannya harus merata di seluruh wilayah KBB ini dalam proses walaupun belum,” ungkapnya. Bicara soal kesejahteraan, Rismanto mengakui, angka kemiskinan di Bandung Barat masih cukup tinggi. “Tapi ini dalam proses untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut seperti pemberian bantuan rumah tidak layak huni yang perlu ditingkatkan dan itu perlu waktu tidak bisa sim salabim,” tandas Anggota Dewan dari Fraksi PKS ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *