Warga Protes, Matrial Proyek Pelebaran Bahu Jalan Cisomang-Padalarang-Rajamandala Dibiarkan Teronggok

 

Matrial proyek bahu jalan ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan hampir satu bulan. Ft istimewa

CIKALONGWETAN– Proyek preservasi Jalan Cisoman-Padalarang-Rajamandala tahun anggaran 2021 dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp 10. 437.844.070 menyisakan masalah.

Bagaimana tidak, warga setempat mengeluhkan dampak pembangunan proyek yang ditinggalkan begitu saja oleh kontraktornya PT Enam Menara Heksagon dan PT Daksinapati Karsa Lonsultondo.

“Matrial ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan hampir satu bulan. Jalas ini mengganggu. Apalagi rumah-rumah warga yang berada di bahu jalan sangat sulit buat parkir kendaraan,” kata Tokoh Masyarakat setempat, Yuki Abudrahman, Senin (13/9/2021).

Yuki menyebutkan, tidak hanya itu saja mengganggu aktivitas warga. Jika hujan air akan menggenang di bekas galian jalan tersebut. “Kalau hujan juga banyak motor yang terjatuh di lokasi turunan jalan,” katanya seraya menambahkan, soyogyanya bekas galian matrial ditimbun kembali.

Anggota Komisi III DPRD KBB, Piter Juandys menyesalkan, proyek di jalan nasional dikerjakan asal-asal yang mengganggu aktivitas warga.

“Seharusnya semua yang menyangkut bahu jalan harus melalui mekaniame yanh ada jangan seenaknya saja ditingalkan begitu saja,” katanya.

Jelas, sambut Piter, sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga. “Satpol PP harus segara ambil tindakan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *