GUNUNGHALU– Bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 saat ini sudah disebar ke seluruh pelosok desa di KBB oleh Pemda setempat.
Namun entah kenapa, pihak rt/rw harus membagi-bagi bantuan yang dikemas dus direcah dalam kantong kresek.
Seperti terjadi pembagian sembako dalam kresek hitam yang diterima warga Desa Cilangari, Kecamatan Gununghalu, KBB. Warga RT 04/08 ini sedikit kecewa yang hanya menerima sembako berisi satu tomat, satu telur, satu kentang, setegah buah pir, satu mie instan, lima tahu berukuran kecil, satu liter beras, sepotong daging ayam berukuran kecil.
“Ia dibagikan pakai kresek hitam sama pak RW pukul 09.00 pada Rabu (22/4/2020) warga yang lain juga sama,” kata Asep Rohendi warga Desa Cilangari, RT 04/07, Kecamatan Gununghalu, KBB ini kepada redaksi, Kamis (23/4/2020).
Asep mengatakan, bantuan itu diperuntukan buat orangtuanya yang bernama Jubaedah, dan pihak rw setempat memberi tahu bantuan dari kabupaten. “Yang laporan dengan bikingsan kresek berisi seperti itu ada lima warga di sini, tapi di desa lain Cilangari bantuan kok pake dus isinya juga banyak,” ungkap Asep.
Sementara itu, warga mengeluh bantuan sembako dari Pemda KBB untuk warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, KBB.
Hasan Ansori warga Kampung Cijanteun RT 01/10 Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, KBB mengatakan, bantuan sosial yang bersumber dari dana KBB berjumlah untuk 70. Namun 30 orang yang dapat adalah warga Cikakak RW 02.
“Sisanya mayoritas di dusun 1 sebagian kecil dusun 2. Sedangkan di dusun 3 tidak ada sama sekali dan dusun 4 hanya 2 rw yaitu rw 11 dan 15. Sedang 2 rw lainya rw 01 dan 09 tidak ada dari data yabg telah dikirim ke KBB,” kata Ansori kepada redaksi. Hasan menduga bantuan itu ada yang mengganti oleh pihak di desanya. (***)


