Hengki Bidik Citarum Jadi Destinasi Wisata

Wabup KBB Hengki Kurniawan saat mengikuti prosesi kepedulian terhadap lingkungan dengan aksi ikut memungut sampah di bantaran kali Citarum. ft istimewa

SAGULING– Sebagai bentuk kepedulian dan kecintaannya terhadap lingkungan serta mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan Sungai Citarum yang bersih dan indah, Senin (29/3) pagi tadi, Wakil Bupati Bandung Barat didampingi Dansektor 9 Satgas Citarum Harum beserta seluruh stakeholder terkait melakukan pemungutan sampah dan penanaman pohon disekitar Sektor 9 Sungai Citarum Wilayah Cihampelas Saguling.

Menurutnya, pemungutan sampah dan penanaman pohon ini merupakan bukti nyata dan keteladanan dalam rangka mengedukasi masyarakat agar lebih peduli dan cinta terhadap lingkungannya.

“Permasalahan sampah ini bukan hanya tanggung jawan Pemerintah Daerah saja, tetapi juga tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat melalui berbagai kolaborasi pentahelix agar sampah tidak membahayakan dikemudian hari,” tutur Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan.

Melalui kegiatan positif seperti jni, Hengki berharap dapat lebih menginspirasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitarnya dengan menumbuhkan kembali gotong royong.

Melihat perkembangan Sungai Citarum yang semakin bersih dan lebih baik berkat kerja keras seluruh personel Satgas Citarum Harum ini, Wabup berencana menggagas kawasan sektor 9 menjadi destinasi wisata agar dapat menimbulkan multiplayer efect dalam meningkatkan pemberdayaan perekonomian masyarakat dan sumber PAD kabupaten.

“Saya berharap Citarum dapat menjadi destinasi wisata agar dapat meningkatkan pemberdayaan perekonomian masyarakat. Jadi, jika pemerintah saja peduli, masa masyarakat ngga mau?” Imbuhnya.

Sementara itu, Dansektor 9 Satgas Citarum Harum, Kolonel CZI Raflan, SIP, MM menjelaskan bahwa ada beberapa indikator yang ingin dicapai untuk Sungai Citarum. Diantaranya, menanami lahan-lahan kritis yang berada disepanjang bantaran sungai, menangani limbah industri mengingat masih banyak pabrik-pabrik membuang limbahnya ke Sungai Citarum, menangani limbah domestik yang dihasilkan rumah tangga serta terlaksananya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami menginginkan Citarum bersih dan indah sebagai hasil kerja yang monumental. Namun untuk mewujudkan keinginan tersebut diharapkan tumbuh kepedulian masyarakat serta seluruh stakeholder terkait agar terwujud pelestarian disepanjang aliran Sungai Citarum,” terangnya.

Raflan menuturkan bahwa pihaknya hanya berupaya dalam membantu pemerintah dan masyarakat dengan turut berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang baik dan meningkatkan perekonomian masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *