Tukin Belum Dibayar, Dewan Nasdem Sebut: “Dokter di KBB Bisa Pada Kabur”

LEMBANG–Anggota Komisi IV DPRD KBB dari Fraksi Nasdem, Didin Rachmat mengaku miris, dokter spesialis di tiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di KBB belum mendapatkan hak dari tunjangan kinerja (Tukin). Hingga kini, tukin para dokter tersebut belum dibayarkan oleh pihak Pemda KBB. “Kalau terus menerus saya khawatir mereka (dokter, red) akan kabur ke daerah lain,” ujar Didin ditemui di Lembang, Jumat (30/8/2019).

Didin yakin, para dokter akan memilih bekerja di RSUD di Kota Bandung yang tukinnya lebih besar dan lancar dibayarkan. “Mereka akan lari ke sana misalkan RSUD Ujungberung karena tukinnya tinggi di Kota Bandung sesuai dengan APBD-nya,” sebut Didin.

Masalah itu, kata Didin, sempat dibahas dan dimasukan ke dalam RAPBD Perubahan 2019. Namun, katanya, hingga saat ini belum juga ketok palu RAPBD Perubahan.

Pihaknya juga mendorong RSUD Cililin dan Lembang segara mengubah statusnya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Kalau RSUD Cililin sudah BLUD. Sedangkan Cililin dan Cikalongwetan belum, ya ibasnya ada keterlambatan dalam pembayaran jasa pelayanannya,” ungkap Didin.

Didin mengaku heran, apa yang menyebabkan RSUD Cikalongwetan dan Lembang belum mengubah statusnya menjadi BULD? Sementara, lanjutnya, tetangga terdekat seperti RSUD Cianjur sudah BLUD. “Jadi tanda tanya. Ini ada apa?,” kata Didin.

Soal itu juga, Didin menduga, Pemkab Bandung Barat memasang target pendapatan untuk dua rumah sakit tersebut terlalu rendah, sehingga tidak bisa naik status BULD. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *