Tak Khawatir Lagi Kalau Istri Lupa Makan Obat KB

RAGAM DAERAH– Beragam alasan masyarakat mengikuti program KB Pria yany diselenggarakan di Puskesmas Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabu 28 Desember. Ada yang demi keharmonisan rumah tangga ada juga khawatir istrinya hamil kembali.

Seperti halnya diutarakan oleh Andri pedagang gorengan dari Cilame, Kecamatan Padalarang. Andri mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti kegiatan KB Pria di Puskesmas Batujajar.

Andri beralasan mengikuti kegiatan tersebut tak lain demi keharmonisan keluarganya. “Saya sangat bersyukur program ini gratis, bahkan dapat makan siang. Ini adalah program yang sudah saya rencanakan dengan istri, terutama karena faktor kesehatan istri pascamelahirkan. Walaupun jauh dari Ciampel ke Batujajar, saya rela demi keharmonisan rumah tangga,” tutur Andri.

Dude, seorang pemangkas rambut, juga berbagi cerita seraya membawa bungkus obat yang diberikan dokter. “Alhamdulillah, sekarang saya tidak khawatir lagi kalau istri lupa makan obat KB. Terima kasih untuk program ini,” katanya sambil tersenyum, ditemani istri dan anaknya.

Kegiatan KB Pria di Puskesmas Batujajar mendapat sambutan hangat dari warga. Kegiatan khusus KB untuk laki-laki yang diadakan di Puskesmas Batujajar ini, mendapat respons antusias dari masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh warga Kecamatan Batujajar, tetapi juga menarik partisipasi dari berbagai wilayah seperti Cilame, Padalarang, Cililin, bahkan Kecamatan Cipongkor.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DP2KBP3A KBB ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi, Hj. Aam Lia Kartipah. Aam menekankan pentingnya pemahaman masyarakat bahwa KB bukan hanya tanggung jawab perempuan.

“KB untuk laki-laki sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pengendalian kelahiran. Masyarakat sering kali menganggap KB hanya untuk perempuan, padahal laki-laki juga bisa berkontribusi melalui metode yang tersedia. Salah satunya adalah penggunaan kondom, yang efektif mencegah kehamilan sekaligus penyakit menular seksual. Metode lain yang dilaksanakan hari ini adalah vasectomy atau sterilisasi, yakni operasi untuk memotong saluran sperma. Ini merupakan solusi terbaik bagi pria saat ini,” ungkap Hj. Aam Lia.

Aam uga menambahkan bahwa KBB memiliki rekam jejak membanggakan dalam pelaksanaan KB pria, termasuk prestasi sebagai juara nasional untuk kelompok KB pria terbaik.

Dukungan dan harapan ke depan
Kegiatan ini terus menjadi inspirasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya KB bagi pria. Program ini juga menunjukkan bahwa KB bukan hanya tentang pencegahan, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan sehat.

Dengan antusiasme yang tinggi, DP2KBP3A KBB membuktikan komitmennya untuk terus mendukung masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkualitas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *