Sudah 56%, Pasar Tagog Padalarang Rampung Maret 2022

 

Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat meninjau Pembangunan Pasar Tagog Padalarang. Ft Humas KBB.

PADALARANG– Pengerjaan pembangunan Pasar Tagog Padalarang di Jalan Raya Tagog-Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat sudah mencapai lebih dari 56 persen. Ditargetkan pembangunan pasar rampung Maret 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengatakan, jika dilihat dari kondisi fisik bangunan saat ini diperkirakan Pasar Tagog Padalarang bisa lebih cepat dari target semula. Hal itu seperti yang disampaikan PT Bina Bangun Persada sebagai pengembang proyek tersebut kepada Hengki.

Alhamdulillah hari ini capaiannya sudah hampir 60 persen atau 56 sekian. Target ditahun depan, tadi disampaikan dari pihak pengembang malah bisa lebih cepat dari target yang ditentukan,” ujarnya pada wartawan, saat meninjau progres pembangunan Pasar Tagog Padalarang, Rabu (1/9/2021).

Jika pembangunan pasar tersebut selesai lebih awal tentunya menjadi harapan para pedagang. Sesuai keinginan para pedagang pasar yang mulai dibangun September 2020 itu bisa beroperasional sebelum bulan puasa mendatang.

Hengki memaklumi keinginan para pedagang tersebut sebab setiap Ramadhan pasar marema.

“Mudah-mudahan saja, diberi kelancaran, sehingga para pedagang bisa berjualan kembali di pasar itu pada bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Hengki juga mengatakan, beberapa bulan lalu ia sempat mengusulkan kepada pengembang pasar itu agar di lantai atas dibangun bioskop. Menurutnya, ternyata pihak pengembang menyetujuinya.

Jika di situ dilengkapi bioskop, maka pasar itu sekaligus bisa dijadikan workshop entertainment. Paling tidak, disaat orangtuanya belanja anak-anaknya bisa bermain dan para remajanya bisa nonton di bioskop.

” Semoga saja dengan pasar yang baru nanti lebih nyaman lebih terhibur,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Ricky Riyadi menyatakan cukup lega karena selama proses pembangunan Pasar Tagog Padalarang, relatif lancar.

Hasil perhitungan konsultan pengawas, pengerjaan pembangunannya sudah mencapai 56 persen. Pihaknya optimis, pengembang bisa menyelesaikan pembangunan lebih awal dari target.

“Mohon doanya supaya ini bisa selesai pada waktunya,” kata Ricky.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *