Sekda Koordinasi Enggak? Bupati Kaget Rotasi Pejabat KBB Maret

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna

PADALARANG– Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengaku kaget rencana akan ada rotasi mutasi hingga promosi jabatan untuk pejabat eselon IIB setingkat kadis di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Sebelumnya, Sekda Bandung Barat, Asep Sodikin mengumumkan kepada media rencana rotasi, mutasi hingga promosi jabatan eselon IIB atau kepala dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat akan digelar sekitar bulan Maret.

“Kita belum berpikir itu. Selama ini roda pemerintahan berjalan lancar-lancar saja,” ujar Umbara ditemui usai konsolidasi bersama kader Nasdem KBB di Padalarang belum lama ini.

Umbara menegaskan, kendati terjadi kekosongan jabatan definitif setingkat kepala dinas dan kabag yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (plt), namun roda pemerintahan berjalan lancar tanpa ada kendala. “Perjalanan kita lancar tanpa ada masalah dan target-target kita tetap tercapai,” kata Umbara.

Pihaknya, kata Umbara, tidak terlalu memikirkan untuk melakukan rotasi, mutasi dan promosi jabatan bagi pejabat Pemda KBB. Namun, sambung Umbara, saat ini tengah berkonsentrasi bagaimana caranya, Nasdem dan Jokowi bisa menang di KBB.

Jika pun sekda telah melontarkan pernyataan di media akan ada rotasi pejabat KBB di bulan Maret ini, sebut Umbara itu masalah teknis saja. “Jadi bulan Maret ini tidak ada April juga belum tentu,” katanya.

“Nantilah sekarang dicoba saja enggak ada apa-apa. Target yang saya berikan kepada birokrat semuanya tercapai walau ada yang lebih cepat ada juga yang lambat. Tapi yang jelas kita tidak akan lakukan itu (rotasi muatasi jabatan, red),” sambung Umbara.

Sebelumnya diberitakan, rencana rotasi, mutasi hingga promosi jabatan eselon IIB atau kepala dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat akan digelar dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya jabatan pelaksana tugas (plt) di sejumlah SKPD serta adanya dua rangkap jabatan yang dipegang oleh satu orang. Rotasi dan mutasi akan melibatkan Tim Penilai Kinerja (TPK) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pengganti Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sesuai dengan Undang-Undang 32/2013 tentang pemerintah daerah dan UU 30/2014 tentang Administrasi serta PP 11/2017.

Seperti diketahui, jabatan Plt Kepala Dinas terjadi di beberapa SKPD. Mulai dari Plt Kadisperindag yang dijabat Maman Sulaeman. Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) dijabat Asep Wahyu FS. Plt Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) dijabat Agustina Piryanti yang juga menjabat Asda III. Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dijabat Agus Maolana dan Plt Sekretariat DPRD (Sekwan) dijabat Roni Rudyana.

Sekda Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin membenarkan, jika alasan rotasi, mutasi dan promosi ini karena banyaknya jabatan Plt serta dua rangkap jabatan yang dipegang satu orang. “Ini menjadi pertimbangan agar rotasi kepala dinas lebih difokuskan dulu. Soal waktu, pokoknya setelah 6 bulan bupati dilantik (Maret bisa dilakukan rotasi). Sekarang tim penilai kerja yang berjumlah antara 5 hingga 7 orang sudah bekerja dan menginventarisir jabatan mana saja yang kosong serta potensi SDM (sumber daya manusia),” kata Asep. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *