Sekda KBB Bantah Kramik Dingding Mesjid Pemda KBB yang Ambruk Kesalahan Kontruksi Bangunan

NGAMPARAH— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sodikin menyangkal bangunan Mesjid Asidiq Komplek Pemda KBB yang kramiknya ambruk lantaran kesalahan kontruksi bangunan. “Itu masalah kecil saja. Ada rongga di kramik dingding yang menyebabkan copotnya kramik bukan kesalahan kontruksi bangunan,” katanya di hubungi redaksi ragam daerah, Rabu (7/7/2019).

Dingding kramik Mesjid Asidiq Komplek Pemda KBB tiba-tiba ambruk saat pelaksanaan salat zuhur berjamaah, Rabu (7/8/2019).

Sekda juga menyebutkan, beberapa kolom saja, dingding kramik mesjid yang copot tiba-tiba. “Saya belum liat persisnya baru difoto saja. Ya hanya beberapa bagian saja yang copotnya dan langsung kita perbaiki,” sebutnya.
Dingding kramik Mesjid Asidiq Komplek Pemda KBB, ambruk saat pelaksanaan salat zuhur berjamaah sekitar pukul 12.00, Rabu (7/8/2019).

Seperti diketahui, Mesjid Asidiq KBB baru saja dibangun. Pada 2016, pembangunan Masjid Agung Ash-Shiddiq dikerjakan oleh PT Wahana Daya Mandiri, dengan anggaran Rp 4,8 miliar yang berasal dari bantuan gubernur. Sejak mulai dibangun pada 2013, proyek pembangunan masjid agung itu sendiri hingga kini masih belum selesai seluruhnya. Padahal, dana lebih dari Rp 22 miliar sudah digelontorkan. 

Di antaranya ialah Rp 2,8 miliar yang digunakan oleh PT Gunakarya Nusantara, kontraktor yang meninggalkan proyeknya pada 2013. Kemudian sekitar Rp 14,7 miliar untuk panitia pembangunan masjid yang ditunjuk oleh Majelis Ulama Indonesia KBB, yang melanjutkan pembangunannya secara swakelola pada 2015. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *