
NGAMPARAH–Sekda Bandung Barat yang baru saja dilantik punya konsep jitu, apa? Asep Sodikin mengatakan, yakni meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.
PAD Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dari sektor pajak melebihi target di tahun 2017 mencapai Rp73 Miliar.
Pajak hotel ditargetkan Rp13,01 miliar, realisasi mencapai Rp13,98 miliar, pajak restoran ditargetkan Rp17,5 miliar, realisasi mencapai Rp19,7 miliar, pajak hiburan ditargetkan Rp2,1 miliar, realisasi mencapai Rp2,27 miliar, dan pajak reklame yang ditargetkan Rp1,85 miliar, realisasi mencapai Rp2,29 miliar.
Sementara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ditargetkan Rp 63,5 miliar, realisasi mencapai Rp65,1 miliar, dan terbanyak menyumbang adalah Pajak dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ditargetkan Rp96,8 miliar realisasi mencapai Rp161 miliar.
Menurut Asep, dengan terus meningkatnya capaian pajak yangrealisasi PAD yang didapat di tahun lalu mencapai angka Rp336 miliar.
“Angka Rp336 miliar itu PAD dari sektor pajak saja, belum lagi PAD dari retribusi dan lain-lain,” kata Asep setelah melaksanakan senam Jumat pagi (8/2/2019) serta ngaliwet bersama di Komplek Pemda KBB.
Menurutnya, tugas lima tahun ke depan adalah bisa menerjemahkan visi misi Akur.
“Kami akan berusaha bagaimana caranya bisa mencapai visi AKUR dan target- target yang di tetapkan dalam APBD bisa tercapai, baik dari sisi pendapatan maupun sisi belanja dengan harapan dari sisi pendapatan ada peningkatan di setiap tahunnya,” tandasnya. (dri)
Copyright secured by Digiprove 