CILILIN– Warga Leuwinutug, Desa Batulayang RT 01/03, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluh dengan pelayanan PDAM Tirtaraharja.
Nunung salah seorang warga Leuwinutug mengatakan, dalam sebulan terakhir ini, PDAM Tirtarahadja sering mematikan air. “Air sering enggak ngocor. Dalam sebulan ini tiga sampai lima kali enggak ngocor. Bahkan sampai satu minggu enggak ngocornya, saya dah cape” ujar Nunung kepada redaksi, Kamis (16/1/2020).
Nunung mengaku, tidak sebanding dengan pembayaran PDAM dalam sebulan mencapai Rp 230.700. “Belum lagi dendanya mau engak mau harus dibayar lewat tanggal 15 aja harus bayar denda Rp 15 ribu,” sebutnya.
Pernah, kata Nunung, tetangganya yang sedang hajatan klimpungan untuk mendapatkan air bersih. “Kebayang tetangga saya mau hajatan nikahan air PDAM enggak ngocor. Terpksa ngangkutan dari warga yang punya sumur,” ungkapnya.
Sementara itu, Humas PDAM Tirtarahardja Hari Faisal meminta, apabila ada keluhan soal pelayanan segera datang ke kantor cabang PDAM Tirtaraharja di Cililin. “Paling begini. Si pelanggannya ke kantor Cililin. Nanti minta BPS (bon permintaan service) yah untuk pengecekan ke rumahnya. Nanti bisa dilihat pengalirannya sama bagian teknisnya pengalirannya terhenti atau bagaimananya bisa dianalisa di lapangannya,” katanya dihubungi.
Hari mengatakan, konsumen membubuhkan tanda tangan sebagai bukti pemeriksaan untuk pengecekan. “Saya belum ngecek baru tahu. Jadi prosedurnya begitu si pelanggan langsung datang ke pelayanan Cililin,” sebutnya.
Hari memastikan tidak ada kerusakan teknis di PDAM Tirtarahardja. “Tidak ada kendala. Belum ada pemberitahuan kerusakan teknis,” pungkasnya. (wie)
Editor M Bowie
2020-01-16

