PADALARANG– Rapid test 50 anggota DPRD KBB dianggap langkah yang tepat, mengingat mobilitasnya tinggi melayani masyarakat.
Ketua DPC PPP KBB, Samsul Ma’arif mengatakan, jika anggota dewan harus menyapa kontituennya di deerah, sehingga mobilitasnya cukup tinggi.
“Relasi sosialnya juga jauh lebih luas sehingga mereka harus dalam kondisi prima. Ya dewan tidak boleh sakit ibaratnya seperti itu harus menemui konstituennya. Mereka harus sehat. Jadi jika dewan di rapid test itu sangat bagus,” kata mantan Wakil Ketua DPRD KBB ini, Jumat (17/4/2020).
Apakah rapid test anggota dewan telat? Samsul mengatakan, jika rapid test itu tidak telat untuk anggota dewan karena tidak tahu kondisi mereka bahkan kondisi diri k masing-masing.
“Ya sebaiknya secepatnya di rapid test. Bukan hanya dewan saja tapi dengan keluarganya,” tuturnya.
Pihaknya menyayangkan, langkah Dinkes yang belum ngebut mengatasi wabah corona. Ini masyarakat lagu memantau kinerja kepala dinas kesehatan sepertinya kok santai-santai saja,” sebut.
Dinkes, lanjut Samsul, mestinya merespon ini dengan cepat dan langkah-langkah kongkrit. Misalnya membuat posko-posko di tempat strategis untuk melayani atau melindungi masyarakat. (***)

