Respon Postif Program Gubernur Jabar Soal KB Vasektomi, KBB Diganjar Penghargaan

RAGAM DAERAH– Pernyataan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi terkait memutus mata rantai kemiskinan mewajibkan keluarga penerima bansos wajib KB vasektomi, mendapat respon positif dari Kepala Bidang KB-KR DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Hj. Aam Lia Kartipah.

Menurut Aam, KB Vasektomi merupakan alternatif terakhir pasangan usia subur untuk memutuskan tidak mempunyai keturunan kembali. “Itu perencanaan terakhir namun harus disetujui juga oleh kedua belah pihak,” ungkapnya.

Khusus untuk Kabupaten Bandung Barat (KBB), kata Aam program gubernur tersebut sudah tidak ada kendala. “Karena  MOP (Metode Oprasi Pria ) KB Vasektomi sudah menjadi program kerja wajib dan rutin setiap tahun. Alhamdulilah KBB selalu mendapat penghargaan,” kata Aam, Rabu 19 Febuari 2025.

Atas program rutin tahun tersebut, KBB diganjar penghargaan terbaik motivator dan capaian pesertaan KB MOP KB Vasektomi se-Jawa Barat.

Capaian itu, diakui Aam karena KBB sudah mempunyai pelayanan KB khusus dengan dokter yang sudah terlatih, yakni dokter Edi Kepala Puskesmas Gununghalu, dan Dokter Oto dari Puskesmas Lembang. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *