Rencana Berdirinya Gereja Pondok Hijau Ciwaruga, Kepala Kesbangpol KBB Sebut Bukan Suatu Kasus

Diskusi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Bangsa yang diselenggarakan Kesbangpol KBB di Aula HBS Jalan Raya Cimareme, Rabu (25/11/2020). Ft Cecep/ragam daerah.

NGAMPRAH– Diskusi Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam Kehidupan Bangsa yang diselenggarakan Kesbangpol KBB di Aula HBS Jalan Raya Cimareme, Rabu (25/11/2020), salah satunya membahas soal rencana berdirinya rumah ibadah di Pondok Hijau Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Kesbangpol KBB, Jaja mengatakan, rencana berdirinya rumah ibadah gereja, itu bukan suatu kasus tetapi soal pemahaman masyarakat sekitar. “Kalau ada yang keberatan itu segelintir masyarakat saja yang belum paham. Tadi disampaikan oleh FKUB bagaimana hidup bertoleransi, hidup beragama karena di KBB kan ada suku ras yang lumayan banyak agama juga, ” jelas Jaja.

Jaja mengungkapkan, tugas pemerintah daerah untuk mensosialisasikan Surat Keputusan Bersama (SKB) dua mentri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Bagaimana Hidup Bertoleransi Cara Mendirikan Rumah Ibadah.

Sementara itu, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat, Agus Komaruddin mengatakan, Jawa Barat  merupakan salah satu propinsi yang berpenduduk cukup padat.

Jumlah penduduk Jabar yang mendekati angka 50 juta tersebut, dengan berbagai keragaman. Perbedaan inilah yang menjadi potensi pemecah belah persatuan bangsa apabila tidak disikapi sejak dini.

“Tapi alhamdulillah, berkat kerjasama (dengan semua komponen masyarakat), terutama dengan forum, (Jabar) bisa berjalan dengan baik,” ujar Agus.

Ia juga memberikan apresiasi kegiatan sosialisasi oleh Kesbangpol KBB yang mengundang berbagai komponen masyarakat antara lain Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), ormas Islam, LSM dan unsur lainnya.

“Kita harus menyampaikan sesuatu secara langsung. Dengan kata lain, hade goreng ku basa,” jelas Agus.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *