
BANDUNG– Rektor Universitas Islam (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si meminta, tim kerjasama di bawah naungan bagian Kerjasama dan Kelembagaan, tidak hanya sekadar mengurusi persoalan akademik semata tapi harus bisa melahirkan Badan Layanan Umum (BLU)
“Kerjasama sudah banyak yang dihasilkan tapi tetap harus dievaluasi. Bangun tim kerja setelah itu baru jaringan,” kata Mahmud saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pogram Kerjasama tahun 2021 pada Senin (22/11/2021).
Mahmud menyebutkan, peluang BLU terbuka lebar asalkan kekompakan sesama tim terbangun. “Ya harus bisa membangun dan bekerja agar mempunyai jaringan yang luas,“ ucapnya.
Tentunya, sambung Mahmud, diperlukan tim work, network, inovation yang kuat.
Rapat Koordinasi Evaluasi Pogram Kerjasama tahun 2021 setidaknya dihadiri 80 peserta yang membahasa soal management dan kerjasama operasional.
“Terlebih mengoptimalkan kegiatan kerjasama yang harus membuahkan hasil untuk BLU (Badan Layanan Umum),” ujar Ketua Panitia yang merupakan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Drs. H.Khoirudin, M.M

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si. bersyukur, diakhir 2020 program -program kerjasama yang diajukan terealisasikan seperi launching WEB sebagai bentuk respond digitalisasi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kerjasama bukan hanya MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) namun harus ada kepuasan pengguna.
“Bahkan program yang di lakukan harus diserahkan kepada bidang kerjasama dan ini menjadi ukuran pemangku kepentingan seluruh civitas akademika,” tandasnya. ***
