
NGAMPRAH- Stok darah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipastikan aman.
Stok darah juga cukup untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang bulan Ramadan.
“Untuk di KBB, kita jamin stok darah dari berbagai golongan aman.Termasuk itu untuk kebetuhan menjelang puasa nanti,”
kata Ketua PMI KBB Junaedi, di Batujajar, Minggu (6/5/2018).
Menurut Junaedi, selama ini permintaan kantung darah setiap bulan tidak bisa diprediksi. Sementara, selama bulan puasa produksi darah di PMI KBB diperkirakan akan menurun.
“Maka dari itu, berbagai antisipasi pun kami lakukan supaya ketersediaan stok darah menjelang puasa tetap aman,” tuturnya.
Junaedi mengatakan, PMI saat ini
memiliki stok darah sebanyak 300 lebih kantung berbagai jenis golongan darah.
Menurutnya, lantaran ketersediaan stok darah di PMI KBB lebih dari cukup, maka PMI KBB pun ikut mendistribusikan darah ke sejumlah daerah lain.
“Dalam sebulan kita biasa hasilkan 200 kantong darah. Dan alhamdulillah, Sukabumi dan Tasik sekarang kita juga ikut suplai darah. Mudah-mudahan stok darah ke depan tetap aman,” ujar Junaedi.
Junaedi juga menambahkan, stok darah aman di KBB karena banyak kegiatan donor darah dari sejumlah perusahaan dan instansi. Bahkan untuk April lalu
ada 13 kegiatan donor dari intansi dan perusahaan yang dilaksanakan.
“Salah satunya dalam rangka menyambut hari buruh lalu banyak perusahaan di KBB melakukan donor darah. Maka kita bisa pastikan untuk satu bulan ini, stok darah aman,” katanya.
Lebih lanjut Junaedi menambahkan, bahwa pihaknya berharap agar seluruh Rumah Sakit di KBB memiliki Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Sebab, keberadaan BDRS sangat diperlukan untuk mempermudah pasien yang membutuhkan tranfusi darah.
“Sampai sekarang rumah sakit di KBB masih ada yang belum memiliki BDRS. Untuk memudahkan pelayanan, BDRS ini sangat diperlukan sekali,” ujarnya.(wie)
Copyright secured by Digiprove 
