RAGAM DAERAH– KPU KBB sudah menyelesaikan tugas pemilu 2024. Pengumuman perhitungan suara sekaligus perhitungan raihan kursi masing-masing partai di DPRD KBB, menggunakan formula Saint Lague, yakni bilangan pembagi 1,3,5,7. Dipastikan empat partai politik akan menduduki kursi Pimpinan DPRD, yaitu PKS, Gerindra, Golkar dan PKB.
Kemudian partai sisanya, meraih jumlah kursi yang sama. Masing-masing 5 kursi, seperti PDIP, Demokrat, Nasdem, dan PAN.
“Konfigurasi politik di KBB ini menunjukkan perimbangan kekuatan yang relatif merata. Sehingga tidak ada satu pun partai yang meraih kursi minimal 20% kursi DPRD (10 kursi) untuk mengusung pasangan calon Bupati/Wakil secara mandiri pada pilkada 2024,” ujar Pemerhati Pemerintam dan Politik (UNUR), Djamu Kertabudhi, Senin 11 Maret 2024.
Dengan kata lain, kata Djamu, semua partai harus membentuk koalisi guna memenuhi persyaratan pencalonan.
“Perimbangan kekuatan ini kian merangsang para kandidat berlomba merapat ke partai untuk meraih kepercayaan di usung sebagai pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat,” tutur Djamu.
Dihitung secara matematis, dimungkinkan terdapat empat pasangan calon Bupati/Wakill Bupati yang di usung koalisi partai, ditambah pasangan calon perseorangan, dengan dukungan masyarakat sekurangnya 6,5% dari jumlah masyarakat pemilih, melalui pengumpulan foto copy KTP sekurang-kurang 100 ribu KTP.
“Dengan lima paslon Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat, iklim politik kian semarak, yang pada gilirannya animo masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya kian bergairah,” sebut Djamu.
Berikut bakal calon yang sudah nampak kepermukaan berlatar belakang kader dan non kader partai sebagai berikut :
A. Kader Partai :
1. Aef Nurdin (PKS)
2. Didik Agus T. (PKS)
3. Bagja Setiawan (PKS)
4. Sundaya (Gerindra)
5 Tobias Sayidina (Gerindra)
6. Hengky Kurniawan (PDIP)
7. Yayat T. Sumitra (PDIP)
8. Pamriadi (PDIP)
9. Edi Rusyandi (Golkar)
10. Asep Dedi (PKB)
11. Imam Tunggara (Demokrat)
12. Asep Bayu R. (PAN)
13 Nasdem (belum terdengar).
B. Non Kader Partai
1. Ernawan Natasaputra (mantan Wabup)
2. H.Gunawan (kepolisian) Cihampelas
4. Asep Ilyas (mantan birokrat) Gununghalu
5. Dansah Widansyah (pengusaha) Cihampelas
6 Nurfalah (kepolisian) Cipatat
7. Asep Ismail (mantan birokrat) Chmpelas.
8. Gagan Wirahma (Apdesi) Parongpong
9. Yanto (Steve Ewon) Apdesi Cisarua.
10. Vicky Prasetyo (Artis).
11 Apung Ahadiat Purwoko (birokrat).
“Yang cukup menggembirakan sederatan Bakal calon ini sebagian besar putera daerah Bandung Barat,” kata Djamu.
Satu lagi, figur yang menjadi opini publik, yaitu Arsan Latif Penjabat Bupati Bandung Barat. “Meskipun di media beliau menyatakan tidak akan mencalonkan, namun wacana terus berkembang,” ungkapnya.
Sesuai jadwal yang ditetapkan KPU, pendaftaran pasangan calon pada 27 – 29 Agustus 2024, dan pemungutan suara 27 Nopember 2024. “Semoga harapan kita yang menjadi Bupati ke depan adalah figur yang berkomitmen dan berintegritas tinggi sehingga mampu mewujudkan tujuan terbentuknya KBB sesuai dengan UU No. 12 Tahun 2007, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, terciptanya daya saing kompetitif melalui pengembangan potensi daerah, serta pengembangan kehidupan demokrasi. Aamiin. Wallohu A’lam,” pungkas Djamu. ****

