
CIMAHI – Upaya observasi yang ditempuh pihak kepolisian untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku penyimpan kerangka manusia terus dilakukan.
Kasat Reskrim Polres Cimahi Niko N Adiputra, mengatakan, pihaknya ingin mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan keluarga Neneng Khatijah (pelaku) nekat hidup bersama mayat selama itu.
“Jadi, perlu waktu sekitar sebulan untuk bisa memegang hasil resminya,” kata Niko, di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Jumat (9/2/2018).
Meskipun hasil observasi belum secara resmi dikantongi, saat ini pihak kepolisian maupun Dinas Kesehatan, sudah mengetahui garis besar kondisi kejiwaan Neneng bersama kedua anaknya Erna Rendrasari (48) dan Denny Rohmat (43).
“Untuk hasil kondisi sementara dari RSJ Cisarua dan RS Dustira, Neneng dan kedua anaknya, memang mengalami gangguan jiwa. Tapi hasil observasi pasti, belum kami kantongi. Kami masih menunggu agar bisa segera ditindaklanjuti,” tuturnya. (mon)
Copyright secured by Digiprove 
