RAGAM DAERAH– Ketua DPD PKS KBB, Acep Hud Salahudin menyebut, jika PKS mempunyai mekanisme berbeda dalam penjaringan balonkada.
PKS tidak membuka pendaftaran balonkada, melainkan melakukan penjaringan, penyaringan, dan penetepan balonkada secara internal.
“Proses penjaringan sudah setahun lalu kita lakukan melibatkan strukrtur tingkat RW, pimpinan ranting hingga unit pembinaan anggota,” sebut Acep dihubungi ragamdaerah, Kamis 25 April 2024.
Dari proses tersebut, sebut Acep, maka terkumpul sejumlah nama balonkada. “Setelah dilakukan tahapan penyaringan muncul tujuh nama dan disaring kembali hingga tiga nama. Sekarang ini tinggal proses penetapan,” kata Acep.
Nama balonkada hasil penyaringan, DPD PKS KBB sudah menyerahkan ke DPW yang diteruskan ke DPP. “Mudah-mudahan tidak lama lagi kita sudah mendapatkan SK penetapan personal,” ungkapnya.
PKS juga nampaknya harus menentukan arah koalisi sebagai syarat pengusungan 10 kursi. “Alhamdulilah kita sudah berkomunikasi dengan beberapa partai dalam menentukan arah loalisi, mudah-mudahan saja sudah ada kesepahaman,” tuturnya.
Setelah ada kesepahamam dalam pengusungan calon, tahap selanjutnya adalah survei agar bisa memenangi kontestasi pilkada. “Kita bukan hanya sekedar ngusung calon tapi harus nu pimenangen, makanya harus kita buktikan dengan survei,” kata Acep.
Dua nama jago yang disodorkan PKS KBB masih belum bisa ke publik, Acep mengatakan, menunggu SK penetapan calon pada awal Mei ini. “Mudah-mudahan awal Mei keluar sedang kita kawal terus,” pungkasnya. ***

