Pj Bupati Bandung Barat Kenakan Syal Palestina, Benarkah?

Oleh Iip Saripudin
Ketua DPD KNPI KBB

JUMAT 10 Nopember 2023, saya menerima photo ini. Entahlah siapa yang melakukan pemotretan dan siapa yang menyebarkan. Dan saya tidak tertarik untuk mengorek itu semua.

Sepintas photo ini nampak seperti gambar biasa bahkan sekelas kamera HP yang khalayak miliki dan tidak ada hal istimewa di dalamnya. Namun dibalik jepretan yang entah disengaja atau tidak ini setidaknya ada 2 objek yang menarik perhatian saya yaitu photo Pj Bupati Bandung Barat dan Bangunan yang sedang didirikan.

Iseng-iseng saya perhatikan dan coba saya uraikan pada tulisan pendek yang mungkin tidak akan ada makna karena hanya berlatar keisengan semata.

*Photo Pj Bupati Bandung Barat*

Gambar Pj Bupati Bandung Barat, Bapak Arsan Latif adalah gambar yang tidak asing bagi kita akhir-akhir ini. Tentu saja karena beliau adalah orang nomor satu di KBB sehingga wajar jika gambarnya sering lewat di beranda medsos kita.

Tidak sulit nampaknya untuk berburu photo beliau baik yang berpakaian dinas maupun yang sedang tampil sederhana dengan pakaian informal. Untuk kedua kebutuhan ini kita bisa mendapatkan sekaligus dengan melihat bilboard yang ada di sekitar Pemda.

Di Jalan samping Masjid As-Sidiq kita akan melihat penampakan beliau dengan kopiah putih dan baju koko yang secara tidak langsung menggambarkan sosok religius dibalik layar itu.

Masuk ke Gerbang Pemda kita akan melihat pemandangan beliau berpakaian dinas lengkap yang memberi penegasan bahwa saat ini Bupati Bandung Barat adalah Drs. Arsan Latif.

Dari photo yang menjadi objek keisengan saya saat ini adalah tampilan beliau yang mengenakan pakaian hitam putih lengkap dengan topi (konon itu seragam dishub) dengan mengenakan syal Palestina. Dan Syal inilah yang menarik perhatian saya.

Sampai disini mungkin anda bilang bahwa “Aku pun sering ko melihat bendera, syal dan simbol Palestina baik secara langsung maupun lewat media”.

Anda benar! Bahwa isu Palestina dan Israel menghangat akhir-akhir ini akibat perang yang terjadi diantara keduanya. Tentu latar Belakang yang sangat panjang jika harus mengurai hal itu dan mudah-mudahan saya ada waktu lain untuk menuliskannya.

Lantas apa yang menarik ? Jangan-jangan penulis tidak senang terhadap Palestina ?

Yang menarik adalah bahwa syal Palestina itu digunakan oleh seorang Pejabat Bupati. Adagium lama berlatar selorohan sering kita dengar bahwa seorang bupati, jangankan tandatangan, tulisan dan perkataan hingga batuknya pun akan jadi kebijakan.

Jika anda berfikir saya tidak setuju terhadap penggunaan syal itu maka Anda salah. Karena jauh sebelum konflik terakhir ini ramai, sehari-hari saya terbiasa memakai sarung, rompi, koko dan atribut lain yang bergambar Palestina (merk nya lumayan lah .. Hehe).

Sampai disini saya berhusnudzon bahwa Pj Bupati Bandung Barat sedang menampilkan keberpihakannya terhadap Palestina. Bukankah kita sering baca di WA, tulisan berikut akhir-akhir ini :

“Kami bersuara di Indonesia, menggunakan simbol-simbol dan berdonasi sementara jaraknya sangat jauh dengan Palestina. Mungkin ini semua tidak akan merubah keadaan di sana. Namun ketika kelak Allah memanggil kami dan mempertanyakan kami ada dipihak mana? Maka kiranya simbol itu menjadi jawaban bahwa kami ada dipihak Islam dan kemanusiaan”.

Mungkin itu pula yang sedang ditampilkan oleh Pj Bupati, dan tentunya kita berharap penggunaan syal ini jangan sampai hanya terbawa latah karena suasana yang ada tanpa ada makna dibaliknya.

*Penutup*

*Di Palestina Allah bangunkan Kiblat yang pertama umat Islam yaitu Aqsa kemudian berganti di zaman Nabi ke arah Mekah dengan menghadap Ka’bah.*

Lantas, ada apa Pj Bupati bangun miniatur ka’bah di areal Pemda? Tulisannya menyusul kemudian karena saya tahu Anda sudah bosan baca tulisan Panjang. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *