RAGAM DAERAH– Ada yang berbeda diperingatan Hari Santri yang dilaksanakan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) Bandung, Jumat 20 Oktober 2023.
Momentum tersebut dimeriahkan dengan menampilkan krativitas komunitas mahasiswa. Di antaranya paduan suara, puisi, hadroh, salawat, dan ditutup dengan acara talkshow menghadirkan pemateri KH Dr. Daruri, M.Pd.I dan KH Dr, Atik Topipin M.MPd dipandu oleh Ketua Prodi Nisa M.Psi. Psikolog.
Selain itu, dalam proses belajar mengajar, para mahasiswa psikologi diwajibkan sarungan dan memakai gamis bagi mahasiswi selama dua hari, Jumat dan Sabtu 20-21 Oktober.
“Dari hal yang kecil itulah diharapkan mahasiswa mampu mengambil hikmah dari budaya dan perjuangan para santri,” ujar Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Fakultas Psikologi, Dr H Ujang Rohman, M.Ag yang juga menjabat Wakil Dekan III ini.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 sampai dengan 16.00 dengan tema “Implementasi Nilai-nilai Kesantrian Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa” yang dihadiri seluruh pimpinan Fakultas Psikologi.
Dekan Fakultas Psikologi, Prof. DR. Hj Ulfiah, M.Si dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari santri bukan hanya sekadar melaksanakan instruksi menteri dan rektor saja, akan tetapi, kegiatan ini sebagai pengingat perjuangan para ulama Nahdatul Ulama yang dipimpin KH Hasim Asy’ari.

“Para tokoh ulama NU menggerakkan komponen santri dengan resolusi jihad sebagai bentuk pesantren mencintai tanah air dan bukti kontribusi besar NU dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan. Hal ini sebagai implementasi hubbulwaton minal iman,” ujarnya, Jumat 20 Oktober 2023.
Di samping mengingatkan tentang sejarah peran ulama dan santri, kata Ulfiah, peringatan hari santri ini diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kesantrian seperti sikap sopan santun atau akhlak baik, jiwa kemandirian, disiplin atau ta’dim.
“Toleransi dan hidup bersahaja bisa diterapkan dalam budaya akademik khususnya di mahasiswa Fakultas Psikologi,” tandasnya. ***

