Percaya Mayat tak Dikubur Bangkit Kembali

FENOMENA: Inilah kondisi dua kerangka mayat manusia ditemukan di atas tempat tidur di Kompleks Cijerah II Gang Nusaindah 6 Blok 13 No 117 RT 07/17 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Selasa (30/1/2018).

CIMAHI – Dibalik sarung biru itu ternyata tersimpan dua mayat yang sudah menjadi tengkorak. Tengkorak itu tersimpan dalam rumah milik Neneng Khatijah (76) Rt 07 Rw 17 Gang Nusa Indah 6 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.

Ditemukanya dua mayat yang sudah menjadi tengkorak itu berawal pada saat, tim kesehatan Puskesmas Melong melakukan pendataan terkait program keluarga sehat ke setiap warganya.

Namun, ketika hendak dilakukan pendataan, pihak keluarga menolak dengan alasan, ada dua sanak saudaranya yang mengalami gangguan jiwa.

Petugas Puskesmas Melong Asih, Zacky Rahman (30) mengatakan, saat berhasil masuk ke dalam rumah ia curiga dengan tumpukan sarung berwarna biru. Terlebih, pihak keluarga menyebutkan bahwa, bapak Hanung Subana (86) sedang dalam kondisi sakit bersama anaknya Hera Sri Herawati (50). “Karena penasaran, saya buka sarungnya ternyata tengkorak,” katanya.

Kendati demikian, tim puskesmas tersebut tidak langsung menegur ataupun melakukan tindakan karena, disebutkan oleh pihak keluarga, didalam rumah tersebut ada lima orang. Sehingga mereka pun penasaran dan ingin melakukan pendataan secara keseluruhan.

“Pas liat sarung satunya lagi, ternyata ada tengkorak lain. Setelah keluar rumah itu, baru kami laporan ke Polsek Cimahi Selatan,” ujarnya.

Terungkapnya dua tengkorak mayat tersebut sekaligus, menjawab dugaan warga yang selama ini telah curiga dengan bau bangkai yang sering tercium dari rumah rumah Ny. Neneng.

Aldi (25) salah seorang warga mengaku, sudah sejak lama bau bangkai itu tercium di komplek tempat tinggalnya. Namun, acap kali warga menanyakan bau bangkai tersebut, selalu dijawab dengan bangkai tikus atau bangkai lainnya.

“Sering liat anak bungsu ibu Neneng keluar bawa kantong kresek tapi dibuangnya enggak di tong sampah. Dibuangnya di luar rumah,” ujarnya.

Sementara warga lainnya, Juarsa Raharja (78), heran dengan apa yang dilakukan Neneng yang merupakan isteri Hanung terhadap suami dan anaknya.

“Kenapa enggak bilang kalau keluarganya ada yang meninggal, ini mah malah disimpen di dalam rumah. Bilangnya udah dibawa ke saudaranya di Tangerang untuk diobati,” ucapnya.

Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman, mengatakan, dari pengakuan pelaku, dia meyakini bahwa, anak pertamanya Hera (50) yang sudah meninggal sekitar tahun 2016 bakal hidup kembali.

Akan tetapi, belum juga Hera bangkit dari kematiannya, justru Hanung meninggal pada bulan Desember 2017.

“Katanya ada bisikan gaib kalau mayat anaknya bisa hidup lagi asalkan tidak dikubur,” kata Sutarman di Mapolsek Cimahi Selatan Komplek Pharmindo Kota Cimahi, Selasa (30/1/2018).

Saat ini Neneng sudah dibawa ke Polsek Cimahi Selatan bersama anak ketiganya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan anak kedua Neneng, dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaannya. “Kami masih dalami kasus ini,” pungkasnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *