Penggeledahan KPK di Dinas PUPR Diduga Berkaitan dengan Kasus yang Menyeret Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna

Tim KPK saat menggeledah mobil milik kadis PUPR KBB, Adang Rahmat Safaat. ft istimewa

NGAMPRAH– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali beraksi. Kali ini sasarannya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu, (17/3/ 2021).

Penggeledahan di Dinas PUPR itu diduga berkaitan dengan kasus yang menyeret nama Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Tim penyidik KPK mulai masuk ke kantor Dinas PUPR sekitar pukul 09.00 WIB. Dengan mengenakan rompi bertuliskan KPK, mereka menyisir ke semua ruang kerja yang berada di bawah Dinas PUPR.

Hingga pukul 10.00 WIB, tim penyidik KPK masih mondar-mandir di area perkantoran Dinas PUPR. Tak lama, Kepala Dinas PUPR KBB, Adang Rachmat Syafaat datang dengan langkah cepat memasuki kantornya.

Sekitar pukul 10.45 WIB, tim penyidik KPK keluar dari ruangan Dinas PUPR KBB. Tim penyidik di dampingi Adang Rachmat Syafaat melangkahkan kaki menuju area parkir di depan Gedung B Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Tim penyidik kemudian memeriksa sebuah mobil dinas Kijang Innova berwarna hitam dengan plat D 1566 U. Di kaca belakang mobil dinas itu, menempel logo salah satu ormas.

Dari mobil dinas yang diperiksa itu, tim penyidik membawa sebuah dus handphone berwarna putih. Barang itu diduga menjadi salah satu bahan untuk dijadikan barang bukti pada kasus itu.

Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti tujuan lembaga antirasuah tersebut melakukan penggeledahan di Mantor Dinas PUPR KBB. Hingga pukul 12.00 WIB, tim penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan di dalam kantor Dinas PUPR. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *