RAGAM DAERAH– Penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sempat bersitegang. Hal itu dipicu lantaran dua fraksi yakni Golkar dan PKB memilih walkout. “Saat mau dimulai paripurna PKB dan Golkar wakil ketua tidak ada namun ketua fraksinya hadir. Mungkin mendapat instruksi dari ketua partai, tiba-tiba Golkar pulang tinggalkan semua kalau PKB ada sebagaian,” ujar Piter dihubungi, Rabu 25 September 2024.
Kendati dua fraksi walkout, Piter menyebutkan tetap memenuhi korum dan paripurna penetapan AKD dilanjutkan. “Karena nama-nama usulan AKD sudah ada kita meminta untuk dibacakan. Kalau tidak dibacakan kita akan salah,” ungkapnya.
Piter menyebutkan, persoalan aksi walkout adalah hak preogratif namun sidang paripurna berjalan semestinya dan kondusif. “Teman-teman dari PDIP dan Demokrat meminta untuk dibacakan,” ungkapnya.
Lantaran aksi walkout dua fraksi maka dilakukan pemilihan ulang untuk komisi III dan terpilih sebagai Ketua Komisi III Piter Juandys dengan Wakil Ketua Deni Setiawan Fraksi PDIP dan Sekretaris adalah Ali Fraksi PAN “Sudah pilihan oleh anggota komisi III. Dua fraksi tidak hadir tetap memenuhi korum maka dilakukan pemilihan ulang, ya otomatis mereka jadi anggota,” ungkapnya.
Piter mengatakan, berdasarkan undang-undang MD3, jika pimpinan komisi harus dipilih oleh anggota. “Jadi dua komisi dipilih oleh anggota dan dua komisi disahkan,” pungkasnya.
Wakil Ketua yang juga Ketua Partai, yakni PKB Asep Dedi, dan Dadan Supardan Golkar, belum memberikan keterangan terkait aksi walkout penetapan AKD. ***

