Pemkot Cimahi Adakan Program Mudik Gratis

CIMAHI- Meskipun arus mudik masih menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi, namun jumlah kuota pemudik yang ikut program mudik gratis Pemkot Cimahi sudah hampir penuh. Padahal, Pemkot Cimahi baru dua hari membuka loket pendaftaran.

Kepala seksi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Ranto Sitanggang menyebutkan, dari total kuota 500 pemudik yang akan diberangkatkan dalam program mudik gratis Pemkot Cimahi, kini sudah terdaftar sebanyak 360 orang.  Padahal pendaftaran baru dibuka dua hari, dan ini menunjukan antusias warga Cimahi sangat tinggi.

“Yang terdaftar sudah 360 orang. Berarti sisanya tinggal 140 orang. Padahal Ini hari kedua (pendaftaran). Jadwal pendaftaran mulai 16 April sampai 8 Juni 2018,” katanya, saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Kamis (18/4/2018).

Menurut Ranto, untuk program mudik gratis yang kedua ini, Pemkot bekerjasama dengan penyedia transportasi, awalnya menyiapkan sebanyak 10 armada bus. Namun karena ada penambahan kuota, maka pihaknya menambah dua bus lagi, sehingga dimaksimalkan menjadi 12 armada.

Untuk mengantisipasi membludaknya warga yang ingin ikut mudik gratis, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub Pemprov Jabar. Dengan demikian, warga Kota Cimahi yang tidak kebagian bus di Cimahi bisa ikut serta di program mudik yang disediakan Pemprov Jabar.

“Ini (biaya) dianggarkan dari APBD Cimahi. Kalau tidak bisa menampung (pemudik) kita lemparkan ke Pemprov,” ujarnya.

Ranto menjelaskan, program angkutan mudik gratis yang digagas Pemkot Cimahi ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Program ini digulirkan sebagai salah satu bukti nyata kehadiran Pemkot Cimahi di tengah-tengah warganya.

Selain itu, dengan adanya program angkutan mudik gratis secara tidak langsung Pemkot Cimahi bisa membantu warganya yang ingin berkumpul bersama sanak keluarganya di kampung halamannya masing-masing.

Ranto berharap dengan adanya program ini bisa meminimalisir angka kemacetan yang disebabkan arus mudik, dan meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi. Karena sudah menjadi tradisi, setiap tahunnya banyak pemotor yang memaksakan untuk mudik tanpa mengindahkan faktor keselamatan selama di perjalan.

“Nah, di sini Pemkot hadir memfasilitasi warganya. Insyaalloh mudik gratis akan dilepas Wali Kota (Ajay) pada H-3 mudik Lebaran 2018,” ujarnya.

Ranto menuturkan, mudik gratis ini diperuntukan bagi masyarakat yang akan pulang dengan tujuan Solo dan Semarang. Jalur yang dilintasi, untuk tujuan Solo melewati Tasikmalaya, Banjar, Kebumen, Yogyakarta, dan Klaten. Sementara tujuan Semarang melintasi Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, dan Kendal.

Mekanisme pendaftaran, lanjutnya, pemudik cukup memperlihatkan KTP atau KK untuk memastikan bahwa mereka memang masyarakat Kota Cimahi.

Saat disinggung terkait berapa anggaran yang dikeluarkan oleh pihak pemkot untuk mudik gratis ini, Ranto menyebutkan, pihaknya menganggarkan sebesar Rp 160 juta. Anggaran ini diambil dari APBD Cimahi.

“Biaya tersebut mulai dari pendaftaran mudik gratis sampai nanti pemberangkatan,” tandasnya.

Sementara itu Yana Suryana, 39, salah seorang warga yang sedang daftar mudik gratis mengaku sangat terbantu dengan disediakannya moda angkutan mudik gratis oleh Pemkot Cimahi. Karena dengan adanya angkutan mudik gratis, dirinya tak lagi was was saat akan pulang ke kampung halaman.

“Saya dan keluarga sangat terbantu. Karena saat mudik itu biasanya susah nyari tiket, berdesak-desakan, dan lainnya,” kata warga Cimahi Tengah ini usai mendaftar.

Yana mengaku ini baru pertama dirinya dan keluarga ikut mudik gratis. Mudah-mudahan, program angkutan mudik gratis bisa terus berjalan tiap tahunnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *