RAGAM DAERAH– 450 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahun 2024 akan diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.
Mayoritas formasi tersebut untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), seiring dengan kebutuhan akan tenaga guru, kesehatan, dan teknis.
Agustina Piryanti, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, hanya 27 formasi yang akan diusulkan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terutama untuk posisi teknis.
“Sebagian besar formasi akan dialokasikan untuk PPPK, dengan rincian 40 formasi tenaga guru, 37 formasi tenaga kesehatan, dan 346 formasi tenaga teknis,” ujar Agustina Piryanti.
Dia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, sebanyak 424 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bandung Barat akan memasuki masa pensiun, hampir sebanding dengan jumlah formasi yang diusulkan.
Meskipun demikian, Pemkab meyakini bahwa kolaborasi tim kerja akan memastikan kelancaran operasional pemerintahan.
“Saat ini, meskipun terdapat kekurangan pegawai, kinerja pemerintah masih berjalan dengan baik berkat kolaborasi tim kerja yang efektif,” tambahnya.
Agustina menegaskan bahwa strategi yang diambil adalah memanfaatkan pegawai yang sudah ada, dengan mengoptimalkan kerjasama antar organisasi dalam pengalokasian tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan klasifikasi tertentu.
Sementara itu, pemerintah pusat juga akan membuka seleksi bagi 2,3 juta formasi Calon ASN tahun 2024. Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto, mengumumkan bahwa proses seleksi akan dimulai pada bulan Maret mendatang, dengan tiga periode seleksi yang berlangsung hingga Agustus 2024.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan kebutuhan akan tenaga kerja terpenuhi secara efisien sambil menjaga kualitas pelayanan publik. ***

